Direktur jenderal rumah sakit di Jalur Gaza memperingatkan pada hari Ahad bahwa nyawa sekitar 650 pasien berada dalam risiko akibat situasi bencana di Rumah Sakit Al-Shifa, lapor Anadolu Agency. “Sekitar 650 pasien, termasuk 36 anak-anak, berada dalam bahaya,” kata Muhammad Zaqout pada konferensi pers, menyerukan Mesir untuk menyelamatkan nyawa mereka.
Zaqout juga mengkonfirmasi keberadaan “sekitar 1.500 pengungsi di Kompleks Medis Al-Shifa,” dan memperingatkan bahwa “penumpukan sampah dan limbah medis, kekurangan air, dan pemadaman listrik mengancam kehidupan semua orang.”
Israel telah melancarkan serangan udara dan darat tanpa henti di Jalur Gaza – termasuk rumah sakit, tempat tinggal, dan rumah ibadah – sejak serangan lintas batas oleh kelompok perlawanan Palestina pada 7 Oktober. Setidaknya 11.180 warga Palestina telah terbunuh, termasuk 8.000 anak-anak dan perempuan. Jumlah korban tewas di Israel hampir 1.200, menurut angka resmi.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها








