Setidaknya 23 orang tewas dalam 24 jam terakhir ketika serangan udara Israel menargetkan empat tempat perlindungan Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB (UNRWA) di Jalur Gaza, kata badan PBB tersebut pada hari Jumat, Anadolu Agency melaporkan. Hingga saat ini, 72 staf UNRWA telah terbunuh di Gaza sejak agresi dimulai
“Menurut perkiraan terbaru UNRWA, tempat penampungan ini menampung hampir 20.000 orang,” tambah Badan tersebut. UNRWA menunjukkan setidaknya 23 orang tewas akibat serangan terhadap empat tempat penampungan ini, dan hampir 50 bangunan dan aset UNRWA terkena dampaknya sejak awal agresi.
Direktur UNRWA di Gaza, Thomas White, hari ini melalui panggilan video mengatakan bahwa bendera PBB tidak lagi cukup untuk melindungi warga Palestina yang mencari perlindungan di gedung-gedung PBB. “Kami bahkan tidak bisa memberikan mereka keamanan di bawah bendera PBB,” kata White mengacu pada sekitar 600.000 orang yang mencari perlindungan di gedung-gedung PBB di Jalur Gaza, termasuk di sekolah.
Dia mengatakan, lebih dari 50 fasilitas PBB dirusak oleh pengeboman Israel, termasuk lima yang menjadi sasaran langsung, yang sejauh ini mengakibatkan terbunuhnya 38 orang yang mencari perlindungan di sana. Dia mengungkapkan ketakutannya bahwa jumlah ini akan meningkat “secara signifikan,” terutama di Jalur Gaza bagian utara, karena lembaga tersebut menegaskan bahwa mereka telah kehilangan kontak dengan banyak pusat. Dia lebih lanjut mencatat bahwa 72 staf UNRWA telah dibunuh sejak dimulainya agresi Israel di Jalur Gaza pada 7 Oktober.
“Kenyataannya adalah kita kehilangan kontak dengan banyak tempat penampungan di wilayah utara,” kata White ketika berbicara kepada perwakilan negara-negara anggota mengenai situasi kemanusiaan di sana. “Mereka adalah orang-orang yang mencari perlindungan di bawah bendera PBB yang mencari perlindungan berdasarkan hukum kemanusiaan internasional,” dan menekankan, “Mari kita perjelas, tidak ada tempat yang aman di Gaza saat ini.”
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها








