Serangan udara Israel terus menggempur Rafah di selatan Jalur Gaza, sementara Israel memperluas serangannya ke daerah kantong yang diblokade tersebut. Kampanye militer kini telah memasuki hari ke-25, memicu kekhawatiran internasional mengenai 2,3 juta penduduk Gaza yang hidup dalam blokade.
Dengan adanya ketakutan akan serangan yang sengit saat tank-tank Israel dan buldoser lapis baja menerobos puing-puing bangunan Gaza yang hancur, juru bicara militer Israel Daniel Hagari mengatakan kepada warga sipil Palestina untuk pergi ke selatan, “ke daerah yang lebih aman”.
Namun, bahkan di kota perbatasan Rafah, masyarakat masih harus berjuang untuk bisa selamat dari pengeboman Israel. Di sana, bahkan kebutuhan dasar sangat sulit terpenuhi di tengah kekurangan makanan, air dan obat-obatan.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها








