• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, Januari 19, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan Anak

Ibu Palestina di Jenin: “Anak-anak kami tidur dengan tangan terangkat”

by Adara Relief International
Oktober 29, 2023
in Anak, Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM, Perempuan
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Ibu Palestina di Jenin: “Anak-anak kami tidur dengan tangan terangkat”
28
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Situasi di Tepi Barat dengan cepat menjadi tidak terkendali, ActionAid memperingatkan hari Sabtu. Warga sipil Palestina yang menjadi sasaran serangan semakin meningkat, baik dari pasukan Israel maupun pemukim bersenjata. Pada tanggal 26 Oktober, menurut OCHA, 103 warga Palestina telah terbunuh sejak 7 Oktober di Tepi Barat, termasuk setidaknya 32 anak-anak – jumlah tertinggi per bulannya sejak PBB mulai mencatat pada tahun 2005.

Pasukan Israel telah melakukan serangan militer siang dan malam di kamp-kamp pengungsi, lingkungan sekitar dan kota-kota, juga melakukan penangkapan secara membabi buta. Sekitar tiga warga Palestina tewas, dan 12 lainnya terluka dalam serangan yang dilakukan oleh pasukan penjajah Israel di kamp pengungsi Jenin pada Rabu pagi, menurut laporan.

Noor, seorang ibu yang tinggal bersama keluarganya di kamp pengungsi Jenin, mengatakan: “Sampai hari ini, beberapa anak tidur dengan tangan terangkat. Ini dikarenakan, dalam serangan baru-baru ini ke kamp, tentara Israel menerobos masuk ke rumah-rumah dan meminta semua anggota keluarga angkat tangan dan menyerah. Akibatnya, anak-anak sekarang secara tidak sadar tidur dengan tangan terangkat.

“Mereka merasa tidak aman. Saat ini, anak-anak baik laki-laki maupun perempuan tidak lagi merasa aman di rumah mereka. Mereka tidak lagi merasa tembok yang mengelilingi mereka melindungi mereka. Mereka tidak dilindungi, tidak ada rasa stabilitas psikologis. Semua ini juga akan mempengaruhi realitas kehidupan anak-anak tersebut, baik di sekolah maupun dalam kehidupan sosialnya.”

Ibu lain yang tinggal di sana mengatakan kepada ActionAid bahwa penembak jitu turun ke atap rumah di sekitar kamp. Dia berkata: “Mereka menembaki segala sesuatu yang bergerak di kamp dengan tujuan membunuh. Mereka menghancurkan hampir 15 toko dan banyak rumah yang berada di pintu masuk kamp untuk memberi ruang bagi truk tentara dan peralatan militer mereka. Mereka juga menghancurkan Klub Pemuda, menghancurkan jalan-jalan di dalam kamp, ​​Anda tahu jalanan  di kamp sudah sangat sempit, tapi mereka menghancurkan semuanya.

“Itu adalah mimpi buruk, saya tidak bisa tidur selama 27 jam, sembari mengawasi dan merawat anak-anak. Mereka akan berteriak dan menangis setiap kali mendengar suara bom. Pada hari Ahad, saat pesawat militer melakukan pengeboman, para penembak jitu menembaki apa pun yang bergerak. Salah satu korban tewas adalah seorang pria yang berada di dalam rumahnya. Ada juga lima anak yang dibunuh dengan cara yang sama, baik di dalam ataupun di dekat rumah mereka.”

Bahkan sebelum tanggal 7 Oktober, masyarakat yang tinggal di kamp pengungsi Jenin menjadi korban serangan dan serangan militer yang semakin sering terjadi.

Farah, yang tinggal di kamp tersebut, mengatakan kepada ActionAid tentang meningkatnya kesulitan yang dihadapi komunitasnya. “Penghuni kamp termasuk anak-anak, perempuan, dan remaja hidup dalam kondisi yang sulit akibat kejahatan Israel yang menargetkan warga sipil tak berdosa yang tinggal di kamp tersebut. Penggerebekan yang sering dan terus-menerus terhadap kamp pengungsi Jenin menimbulkan dampak setiap harinya terhadap kehidupan anak-anak dan perempuan. Saat ini, perempuan di kamp tersebut hidup dalam ketakutan, frustrasi dan ketegangan, terutama perempuan yang kehilangan anggota keluarga mereka seperti anak laki-laki, ibu dan suami,” katanya.

Kehidupan sehari-hari menjadi semakin menantang bagi warga Palestina di Tepi Barat. Kebebasan bergerak dibatasi secara drastis dengan didirikannya pos-pos pemeriksaan baru dan orang-orang dicegah untuk berpindah dari kota ke kota, sehingga sebagian orang tidak dapat mengakses layanan kesehatan, pendidikan, atau mata pencaharian. 

Saat ini sedang musim panen zaitun, namun, seperti tahun-tahun sebelumnya, bagi sebagian besar petani, bepergian ke lahan mereka dan memetik buah zaitun menjadi terlalu berbahaya – sehingga membuat mereka kehilangan sumber pendapatan penting. Ratusan orang terpaksa meninggalkan rumah mereka. Menurut OCHA, dalam waktu dua pekan 82 rumah tangga, yang terdiri dari 607 warga Palestina, termasuk 211 anak-anak telah mengungsi dari lebih dari 13 komunitas berbeda di Tepi Barat.

Farah melanjutkan: “Perempuan di kamp pengungsi Jenin berusaha memainkan peran besar dalam melindungi diri mereka sendiri dan keluarga mereka di bawah kurangnya perlindungan internasional di kamp pengungsi Jenin dan kamp-kamp lain di Palestina. Para ibu berusaha menyembunyikan kesedihan dan ketidakadilan yang dialaminya untuk memberikan lebih banyak harapan dan memberikan ruang kecil bagi anak-anaknya untuk menjalani kehidupan yang tenang dan stabil. 

Sumber:

https://english.wafa.ps/Pages/Details/138734

***

Baca Juga

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak

Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها

Tags: AnakPalestinaPerempuanUpdate Palestina
ShareTweetSendShare
Previous Post

Agresi Israel Hari ke-22: Korban Tewas Palestina  Melonjak menjadi 7,760, Lebih dari 21,400 Terluka

Next Post

Oktober di Gaza: Saat Penjara Terbuka Menjelma Kuburan Terbesar di Dunia

Adara Relief International

Related Posts

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak
Berita Kemanusiaan

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak

by Adara Relief International
Januari 19, 2026
0
13

Presiden AS Donald Trump secara resmi menguraikan struktur "Dewan Perdamaian", yang diharapkan dapat "memenuhi" 20 poin rencana Trump untuk Gaza,...

Read moreDetails
Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Januari 19, 2026
12
Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Januari 19, 2026
11
Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Januari 19, 2026
18
Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Januari 19, 2026
11
Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Januari 15, 2026
20
Next Post
Oktober di Gaza: Saat Penjara Terbuka Menjelma menjadi Kuburan Terbesar di Dunia

Oktober di Gaza: Saat Penjara Terbuka Menjelma Kuburan Terbesar di Dunia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630