Kementerian Kesehatan di Jalur Gaza pada Sabtu (21/10) memperingatkan “bahaya nyata” bagi kehidupan orang-orang yang terluka dan sakit jika bahan bakar tidak disediakan ke rumah sakit di wilayah kantong yang terkepung, Anadolu melaporkan.
“Kegagalan untuk segera memasok bahan bakar ke rumah sakit di Gaza menimbulkan bahaya nyata bagi mereka yang terluka dan sakit,” Ashraf Al-Qudra, juru bicara kementerian, mengatakan dalam sebuah pernyataan.
Sebelumnya, konvoi kemanusiaan yang terdiri atas 20 truk untuk pertama kalinya mulai memasuki Jalur Gaza dari penyeberangan Rafah, Mesir, sejak perang pecah antara Israel dan Palestina.
Setidaknya 4.385 warga Palestina, termasuk 1.756 anak-anak dan 1.000 perempuan tewas dalam serangan Israel di Gaza. Angka tersebut mencapai lebih dari 1.400 korban tewas di Israel.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها







