Israel menuntut evakuasi 20 rumah sakit di Jalur Gaza utara, enam di antaranya telah dievakuasi, kata seorang pejabat keamanan Israel pada hari Sabtu, Anadolu Agency melaporkan.
“Empat rumah sakit menolak perintah evakuasi sementara sisanya sedang dalam proses evakuasi,” kata pejabat yang tidak disebutkan namanya itu kepada Israel Broadcasting Corporation.
Pejabat tersebut mengklaim bahwa “sekitar 30.000 warga Palestina datang ke tempat penampungan di sekitar Rumah Sakit Shifa untuk bertindak sebagai perisai manusia.”
PBB dan lembaga-lembaga internasional mengatakan, selama beberapa hari terakhir, terjadi krisis kemanusiaan di Jalur Gaza akibat pengeboman dan pengepungan Israel yang dilakukan di Gaza.
Namun, pejabat Israel menolak klaim itu dan mengatakan: “Tidak ada krisis kemanusiaan di Gaza.”
“Sejauh ini, 700.000 warga telah dievakuasi dari Jalur Gaza bagian utara ke bagian selatan,” ujarnya.
Israel telah meminta sekitar 1,1 juta warga Palestina di Jalur Gaza utara untuk mengungsi dari rumah mereka dan menuju ke selatan.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها







