
Kehancuran besar-besaran disebabkan oleh pasukan Israel yang mengepung sebuah rumah warga Palestina dan menargetkannya dengan rudal selama serangan militer ke Kota Aqaba di Tubas (1/9). Serangan tersebut menyebabkan tewasnya Abd al-Rahim Fayez Ghannam, seorang guru Palestina berusia 36 tahun. (MEE/Al-Jazeera/Ahram)

Penjajah Israel menutup pintu masuk utama ke Desa Burka, timur Ramallah, dua hari berturut-turut (2/9). Hal ini memaksa warga menggunakan jalan-jalan rusak sebagai jalur alternatif untuk mencapai tempat kerja dan tujuan penting lainnya. (J-Media)
UNESCO diperkirakan akan mendeklarasikan kota kuno Jericho (Ariha) sebagai situs Warisan Dunia di negara Palestina dalam pertemuan yang akan di Arab Saudi dalam dua minggu mendatang, sehingga membuat berang para politisi Israel (3/9). Jericho merupakan kota tertua yang terus dihuni di dunia dengan usia sekitar 11.000 tahun. (Al-Jazeera/Israel Hayom)

Menteri Luar Negeri Zionis Israel Eli Cohen tiba di Bandara Internasional Bahrain pada Minggu malam (3/9), dan dikabarkan akan meresmikan kedutaan besar di Manama. Cohen disambut di bandara oleh mitranya dari Bahrain, Abdullatif Al Zayani, bersama Duta Besar Bahrain untuk Israel, Khalid Al Jalahma. (Arab News/MEE/Anadolu)

PM Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan pada Minggu (3/9) bahwa pihaknya berencana membangun pagar perbatasan baru dengan Yordania. “Sekarang kami akan membangun pagar di perbatasan timur kami (Yordania) dan memastikan tidak ada penyusupan dari sana juga. Kami akan melindungi negara kami!” tulis Netanyahu di X. (MEE/MEMO/Anadolu/JP)

Hanan Saleh Barghouti (59), seorang ibu Palestina dari Desa Kaubar di Tepi Barat yang dijajah, ditangkap penjajah Israel dalam serangan militer ke rumahnya (4/9). Hanan adalah saudara perempuan Na’el Barghouti (66), tawanan Palestina yang paling lama mendekam di penjara-penjara Israel, yaitu selama hampir 45 tahun. (WAFA/Al-Quds)
Warga Palestina memeriksa gedung yang dibom oleh pasukan Israel selama serangan militer ke Kamp Pengungsi Nour Shams, sebelah timur Tulkarm (5/9). Pasukan Israel membunuh Ayed Abu Harb (21) dan melukai lainnya, serta merusak infrastruktur di kamp tersebut. (Al-Jazeera/ WAFA/ PC)

Murabitah Al-Aqsa, Fatima Al-Amarna (41) ditangkap di Al-Quds setelah dipukuli habis-habisan oleh tentara Israel. Pengacara warga Al-Quds, Hamza Qutina, menggambarkan kondisi Amarna yang kelelahan dan kesakitan di pusat interogasi akibat pemukulan yang dialaminya. (WAFA, Al-Jazeera)

Mantan kepala badan intelijen Mossad Israel, Tamir Pardo, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Associated Press (6/9) bahwa Israel menerapkan sistem apartheid terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki. Pardo menjadi mantan pejabat senior terbaru yang menyimpulkan bahwa perlakuan Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat sama dengan apartheid. (AP News/ABC News/ The Guardian)

Warga Palestina mengambil bagian dalam protes mingguan anti-penjajahan yang diadakan setiap Jumat (8/9) di Desa Beit Dajan, sebelah timur Nablus, sambil mengibarkan bendera Palestina. (QNN)

Para siswi Palestina di Gaza, Palestina, pada Sabtu (9/9) menunjukkan solidaritas mereka dengan mengheningkan cipta selama satu menit untuk mengenang para korban gempa tragis di Maroko. (PC)

Anak Palestina, Milad Munther Al-Ra’i (15) dibunuh rezim pendudukan Israel di kamp pengungsi Al-Arroub, sebelah utara Hebron (9/9). Dada dan punggungnya ditembak dalam serbuan Israel ke kamp tersebut. (WAFA/PC)

Untuk pertama kalinya, Arab Saudi mengizinkan pejabat Israel untuk mengambil bagian dalam konferensi yang diselenggarakan oleh UNESCO di kerajaan tersebut (10/9) Langkah itu dipandang sebagai Langkah politik menuju normalisasi penuh. (Reuters/The Arab News)

Selasa (12/9) menandai peringatan 18 tahun penarikan Israel dari Jalur Gaza pada 2005. Setelah penarikan diri tersebut, Israel memberlakukan blokade dan melakukan empat perang besar (2008, 2012, 2014, dan 2021) terhadap Gaza, di samping beberapa serangan, yang menjadikan Gaza berada dalam kondisi kemanusiaan dan ekonomi yang parah. (MEMO, Times of Israel)

Peserta pawai pramuka di Kota Gaza merayakan peringatan evakuasi Israel terhadap militer dan pemukim ilegal dari Jalur Gaza (Atia Darwish/APA images)

Tim SAR Palestina melakukan perjalanan ke Libya (13/9) untuk berpartisipasi dalam operasi penyelamatan bagi para penyintas dan orang hilang menyusul banjir yang disebabkan oleh badai besar Mediterania yang membobol bendungan, menyapu bangunan dan menyapu bersih seperempat dari Kota Derna. Tercatat 64 warga Palestina turut menjadi korban. (WAFA/PC/Global Times/PRC)

Pasukan penjajah Zionis Israel secara intensif menembakkan bom gas ke warga Palestina yang ikut serta dalam protes damai di dekat perbatasan timur Gaza (13/9). Selain itu, terjadi ledakan di dekat pagar pemisah di sepanjang perbatasan Israel dengan Gaza yang menyebabkan setidaknya lima warga Palestina tewas dan 25 lainnya terluka. (Al-Jazeera)

Bertepatan dengan Tahun Baru Yahudi, penjajah Israel memutuskan untuk menutup semua pos pemeriksaan menuju Israel dari Tepi Barat dan Jalur Gaza, mulai Jumat (15/9) hingga Sabtu malam, yang akan membatasi pergerakan warga Palestina dan mempengaruhi perekonomian mereka. (WAFA)

Masih belum ada keadilan bagi warga Palestina setelah 41 tahun sejak pembantaian Sabra & Shatila (16/9) ketika lebih dari 3.500 orang dibunuh oleh sekutu milisi Israel di Lebanon. Pembantaian Sabra dan Shatila mencerminkan tuntutan yang terus berlanjut atas hak-hak seluruh warga Palestina – baik yang masih hidup maupun yang telah syahid. (The New Arab/PRC)

Dua jurnalis Palestina terluka saat meliput setelah terkena tabung gas air mata yang ditembakkan oleh pasukan Israel ke arah demonstran Palestina yang mengambil bagian dalam protes terhadap serangan Israel di Masjid Al-Aqsa al-Quds (17/9). Aksi damai dilakukan di dekat pagar yang memisahkan wilayah timur kamp Jabalia di Jalur Gaza utara dari wilayah Palestina yang dijajah tahun 1948. (Anas al-Sharif/QNN)
.

Situs arkeologi Tel es-Sultan di Kota Kuno Jericho, sebelah timur Tepi Barat yang diduduki, telah dinyatakan sebagai situs Warisan Dunia Palestina oleh UNESCO (18/9). PBB menyatakannya sebagai kota berbenteng tertua di dunia. (Al-Jazeera/MEMO/CNN)

Pesepakbola Palestina dari Klub Jabal Al-Mukaber al-Quds (Yerusalem) pada Selasa (19/9) merayakan kemenangan mereka atas Klub Al-Fotuwa Suriah selama kejuaraan Piala Asia AFC dengan skor 1-0. (The AFC)

Seorang anak Palestina memandangi mobil yang penuh lubang peluru akibat serangan Israel di kamp pengungsi Jenin di Tepi Barat bagian utara (19/9). Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan serangan tersebut menewaskan empat orang dan melukai sekitar 30 lainnya. (AP News/Al-Jazeera/The New Arab)

Para pelayat mengiringi pemakaman tiga pemuda yang syahid dalam serangan Israel di Kamp Pengungsi Jenin, Tepi Barat (20/9). Dalam 24 jam Israel membunuh 6 orang Palestina, 5 di Jenin dan seorang lainnya di Jalur Gaza. (WAFA/Reuters/Al-Jazeera)

Di depan pusat distribusi bantuan badan PBB di kamp pengungsi Nuseirat, Jalur Gaza tengah, warga Palestina memprotes pemotongan bantuan dari UNRWA (21/9). Badan PBB tersebut berada di tepi jurang fiskal, mengancam kemampuannya untuk memberikan layanan kepada jutaan pengungsi Palestina. (Omar Al-Dirawi/APA images)

PM Israel Benjamin Netanyahu memperlihatkan peta baru yang menghapus Palestina saat berpidato di sidang ke-78 Majelis Umum PBB (22/9). Peta tersebut menunjukkan “Timur Tengah baru” yang memasukkan Tepi Barat dan Jalur Gaza yang dijajah sebagai bagian dari Israel. (Reuters/MEE)

Polisi Israel menangkap orang-orang saat protes terhadap permukiman ilegal dan pengusiran oleh Israel di lingkungan Sheikh Jarrah di Al-Quds (Yerusalem) Timur (22/9). (Saeed Qaq/Imago)

Aktivis Yahudi anti-Zionis memprotes pidato PM Israel Benjamin Netanyahu di Majelis Umum PBB di New York City (22/9). Para rabi Yahudi anti-Zionis berunjuk rasa di luar Regency Hotel NYC, tempat Netanyahu menginap selama UNGA78, untuk menunjukkan penolakan mereka terhadap rezim apartheid Israel dan menegaskan bahwa Netanyahu dan pemerintahan sayap kanannya tidak mewakili Yahudi Dunia. (WAFA/The Guardian)

Warga Palestina mengutuk serangan tentara Israel terhadap universitas terkemuka di Tepi Barat dan penangkapan aktivis mahasiswa (24/9). Sekitar 10 kendaraan militer menyerbu kampus Universitas Birzeit, menurunkan puluhan pasukan khusus dan mengepung gedung senat mahasiswa (MEE)

Serangan pasukan Israel di Kamp Pengungsi Nur Shams dekat Tulkarem, Tepi Barat, mengancurkan bangunan dan infrastruktur kota (24/9). Dua pria Palestina, Aseed Farhan Abu Ali (21) dan Abd al-Rahman Suleiman Abu Daghash (32) tewas setelah ditembak di kepala. Najeeb Adeeb, seorang petugas medis di kamp tersebut, mengatakan serangan itu melibatkan lebih dari 60 kendaraan militer Israel dan merupakan serangan ketiga Israel di kamp tersebut sepanjang tahun ini. (CNN, WAFA, MEMO, EFE)

Pemukim Israel melakukan tarian provokatif di salah satu gerbang utama kompleks Masjid Al-Aqsa sebelum memasukinya (24/9). Sekitar 673 pemukim Israel masuk ke halaman Masjid Al-Aqsa menjelang hari raya Yahudi Yom Kippur, didukung oleh pasukan Israel yang memfasilitasi intrusi mereka dengan mengusir paksa jamaah Palestina dari masjid dan mencegah orang lain memasukinya. (Al-Qastal)

Nelayan Palestina menjual kepiting di pasar ikan di Pantai Kota Gaza (25/9). Israel sangat membatasi akses nelayan Palestina ke laut dan secara teratur menembaki awak kapal penangkap ikan, merusak dan menyita perahu mereka, dan seringkali juga menahan para nelayan. Kepiting memberi keuntungan yang jarang terjadi bagi keluarga nelayan di Gaza. (Palinfo)

Kota Hebron di Palestina dipilih pada Selasa (26/9) sebagai ibu kota kebudayaan Islam tahun 2026 oleh Dewan Menteri Kebudayaan Dunia Islam yang diselenggarakan di Doha, Qatar. (MEMO)

Anak-anak berkumpul di Al-Aqsa untuk melihat hiburan dalam perayaan maulid Nabi Muhammad saw (27/9). Di kota-kota Palestina, maulid dirayakan dengan pawai berkeliling kota, menghias jalan, mendengarkan ceramah, serta membagikan kue dan manisan. (QNN/Anadolu)

Kamis (28/9) menandai peringatan 23 tahun Intifada Kedua Palestina (Intifada al-Aqsa), yang meletus setelah PM Israel ketika itu, Ariel Sharon, menerobos masuk ke Al-Aqsa dengan pengawalan lebih dari 1.000 polisi dan tentara bersenjata lengkap.
Pergolakan yang berlangsung selama enam tahun tersebut mengakibatkan terbunuhnya 4.973 warga Palestina, termasuk 1.262 anak-anak, 274 wanita, dan 32 staf medis. Lebih dari 10.000 anak juga terluka. (WAFA, Anadolu, QNN)

Pemuda Palestina pada Jumat (29/9) menghadapi pasukan penjajah Israel selama unjuk rasa mingguan antipenjajahan di Kota Kafr Qaddum, sebelah utara Tepi Barat yang dijajah. (QNN)

Sameera Seyam (63), adalah perempuan Palestina pertama di Jalur Gaza yang bekerja sebagai pelatih bagi pengemudi truk. Dia menggunakan keffiyeh, dan mengatakan bahwa itu melambangkan warisan budaya Palestina. (Mahmoud Ajjur)








