Program Pangan Dunia PBB (WFP) mengumumkan pada Selasa (10/10) bahwa mereka telah meluncurkan operasi darurat untuk memberikan bantuan makanan kepada 800.000 penduduk di Gaza dan Tepi Barat, Anadolu Agency melaporkan. Mereka juga menuntut agar koridor kemanusiaan dibangun untuk memfasilitasi masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza dan menyerukan keselamatan perjalanan bagi utusan dan barang-barang kemanusiaan.
WFP mencatat bahwa diperlukan dana sebesar $17,3 juta dalam empat minggu ke depan untuk mengatasi situasi “kritis” ini. Semua perbatasan dan pos pemeriksaan antara Tepi Barat dan Gaza ditutup. Hal ini memperburuk krisis akibat larangan masuknya bantuan yang sangat dibutuhkan.
Sebelumnya, puluhan pejuang kemerdekaan Palestina menyusup ke kota-kota Palestina yang dijajah pada hari Sabtu di dekat Jalur Gaza untuk melakukan serangan sebagai respons terhadap pelanggaran Israel di kompleks Masjid Al-Aqsa di Al-Quds Timur dan meningkatnya kekerasan pemukim di Tepi Barat. Israel kemudian membalasnya dengan serangkaian serangan udara di Jalur Gaza dan memberlakukan blokade total terhadap wilayah yang dihuni hampir 2,3 juta orang tersebut.
Lebih dari 830 warga Palestina tewas dan 4.250 lainnya terluka dalam pemboman Israel di jalur Gaza, menurut Kementerian Kesehatan Gaza. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, bersumpah akan menggunakan seluruh kekuatan Israel untuk menghancurkan kemampuan Hamas dan “membalas dendam atas hari kelam ini.”
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها








