Kementerian Kesehatan Palestina mengecam tindakan Israel yang menargetkan tenaga kesehatan dan ambulan yang mengevakuasi para korban di Gaza. Lebih lanjut, kementerian mengutuk diamnya dunia terhadap kejahatan Israel. Kementerian mengkonfirmasi bahwa empat personel medisnya telah tewas akibat serangan udara Israel yang menargetkan mereka saat bertugas di utara Gaza, meskipun Kementerian telah berkoordinasi dengan Komite Palang Merah Internasional. Sekitar 20 ambulans Kesehatan juga dengan sengaja dijadikan sasaran karena Israel mengarahkan serangan udara mereka ke lingkungan sipil di seluruh Kota Gaza, kementerian melaporkan.
“Paramedis kami akan melanjutkan pekerjaan mereka dalam membantu korban luka meskipun ada kekejaman kriminal yang dilakukan pasukan Israel,” tegas Kementerian Kesehatan. Pihaknya mengecam sikap dunia yang menutup mata atas agresi Israel terhadap Gaza, dengan mengatakan, “Tampaknya dunia hanya melihat kematian orang Israel.” Untuk hari kelima berturut-turut, lebih dari 1.100 warga Palestina terbunuh dan lebih dari 5.400 lainnya terluka, termasuk anak-anak, wanita, orang tua, jurnalis, dan staf medis.
Sumber:
https://daysofpalestine.ps/?p=52103
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها








