Kepolisian Israel dan Kementerian Keamanan Nasional sedang mengupayakan perubahan aturan keterlibatan untuk memungkinkan penggunaan tembakan untuk membubarkan pengunjuk rasa Palestina, Kan Channel 11 melaporkan pada Rabu (4/10). Perubahan ini ditujukan kepada para pengunjuk rasa Arab-Israel dengan dalih bahwa mereka dapat memblokir jalan-jalan yang digunakan oleh untuk konvoi tentara.
Menurut Kan, masalah ini telah dibahas oleh Komisaris Polisi Kobi Shabtai dan Direktur Jenderal Kementerian saat itu Shlomo Ben Eliyahu, yang baru-baru ini berhenti dari jabatannya.
Laporan tersebut menjelaskan bahwa tindakan ini dimaksudkan untuk menghindari temuan Komisi Or yang bertugas menyelidiki peristiwa pada Oktober 2000. Ketika itu polisi Israel membunuh 13 pengunjuk rasa Palestina dan melukai ratusan lainnya. Menurut kantor berita Wafa, komisi tersebut menyimpulkan bahwa, penggunaan peluru tajam bukanlah cara untuk membubarkan massa.
Komisi tersebut, yang mengeluarkan temuannya 20 tahun lalu, menyatakan bahwa, “Polisi harus menanamkan pemahaman kepada petugasnya bahwa masyarakat Arab secara keseluruhan bukanlah musuh mereka, seingga tidak boleh diperlakukan mereka sebagai musuh.”
Sebuah komite pengarah yang dibentuk untuk merumuskan rekomendasi pembentukan Garda Nasional juga telah menyusun rekomendasi untuk melonggarkan peraturan penggunaan peluru tajam dalam keadaan darurat, kata Kan. Garda Nasional merupakan sebuah kekuatan yang diusulkan oleh Menteri Keamanan Nasional sayap kanan Itamar Ben Gvir yang dapat dikerahkan pada saat terjadi kerusuhan etnis.
Pusat Hukum untuk Hak-Hak Minoritas Arab di Israel (Adalah) dan Komite Tindak Lanjut Tinggi untuk Warga Arab Israel menyatakan bahwa mereka akan mencari perlindungan bagi warga Arab Palestina di Israel melalui PBB dan badan-badan internasional lainnya sehubungan dengan meningkatnya kebijakan mematikan negara tersebut terhadap mereka.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها








