Kasus perundungan (bullying) di kalangan siswa sudah sangat memprihatinkan dan mencemaskan. Ibarat fenomena gunung es, jumlah kasus yang sesungguhnya terjadi bisa jadi jauh lebih banyak dari yang dilaporkan atau terungkap ke publik, salah salah satunya melalui media sosial.
Kasus terbaru perundungan di sebuah SMP di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Diketahui kasus perundungan di SMPN 2 Cimanggu tengah diusut karena sebuah video mengenai perundungan tersebut viral di jagat media sosial. Di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, seorang siswi kelas 6 SD tewas akibat terjatuh saat bermain-main di lantai 4 gedung sekolah pada Selasa (26/9). Berdasarkan CCTV yang diperoleh kepolisian dan keterangan sejumlah saksi mata, diduga jatuhnya siswi ini akibat bunuh diri setelah mengalami perundungan. Namun demikian, pihak kepolisian hingga saat ini belum bisa menyimpulkan penyebab kematian siswi tersebut.
Rapor Pendidikan 2022/2023 yang dibuat Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mengungkap 24,4 persen pelajar di Indonesia jadi korban perundungan baik fisik, verbal, relasional, maupun doxing. Menteri Nadiem menyebut itu sebagai satu dari tiga dosa besar dunia pendidikan selain intoleransi dan kekerasan seksual.
Berdasarkan data yang dirilis Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), hingga 31 Maret 2023, lembaga tersebut sudah menerima 64 aduan dengan rincian kekerasan terhadap anak pada satuan pendidikan. Sementara pada tahun sebelumnya, KPAI mencatat kasus bullying dengan kekerasan fisik dan mental yang terjadi di lingkungan sekolah sebanyak 226 kasus, termasuk 18 kasus bullying di dunia maya.
Sementara itu, data Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) menyebutkan sebanyak 16 kasus perundungan terjadi di lingkungan sekolah pada periode Januari hingga Agustus 2023. Kasus perundungan di lingkungan sekolah paling banyak terjadi di sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) dengan proporsi 25% dari total kasus.
Psikolog dari Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) Jakarta Rakimin mengungkapkan, terdapat beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk menangani perundungan pada anak terutama di lingkungan sekolah.
- Penting untuk memberikan pendidikan kepada masyarakat tentang pentingnya kasih sayang serta menghormati perbedaan, dan menghindari perundungan.
- Pemerintah dan lembaga pendidikan harus menerapkan kebijakan anti perundungan yang jelas dan tegas terkait perundungan, termasuk prosedur pelaporan dan sanksi bagi pelaku perundungan.
- Korban perundungan perlu diberikan dukungan psikologis dan bantuan untuk mengatasi trauma yang mungkin mereka alami.
- Orang tua perlu terlibat aktif dalam pendidikan anak-anak mereka tentang etika, empati, dan menghormati orang lain.
- Komunitas harus berperan dalam menciptakan lingkungan yang mendukung dan mempromosikan nilai-nilai positif.
- Pemahaman tentang penggunaan yang bertanggung jawab atas media sosial dan teknologi sangat penting, termasuk cara melindungi diri dari perundungan online.
- Sekolah dan lembaga pendidikan harus melakukan pengawasan yang ketat dalam mencegah dan menangani kasus perundungan.
- Guru perlu dilatih dalam mengidentifikasi tanda-tanda perundungan dan cara menangani situasi tersebut dengan bijak.
Penanganan terhadap siswa pelaku perundungan juga tidak boleh asal-asalan. Kalaupun harus menjalani proses hukum, mereka juga berhak diperlakukan secara bijak. Undang-Undang No. 11 tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak memberikan rambu yang jelas bahwa mereka tetap berhak atas layanan konseling dan melanjutkan pendidikan.
Dengan demikian, kerja sama antara pihak keluarga, sekolah, masyarakat, hingga pemerintah sangat diperlukan dalam usaha mencegah perundungan anak di sekolah. Semua pihak bertanggung jawab atas terciptanya lingkungan yang ramah anak.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها








