Komisi Urusan Tawanan dan Mantan Tawanan Palestina melaporkan pada Kamis (28/9) bahwa otoritas Israel telah mengeluarkan 2.618 perintah penahanan administratif terhadap warga Palestina sejak awal tahun 2023 hingga akhir September.
Dalam pernyataan yang mereka rilis, Komisi menjelaskan bahwa pada September lalu, pengadilan militer Israel telah mengeluarkan 296 perintah penahanan administratif terhadap warga Palestina, termasuk 176 perintah baru dan 120 perintah pembaruan.
Terungkap juga bahwa jumlah banding yang diajukan oleh Komisi terhadap keputusan penahanan administratif yang dipertimbangkan mencapai 42 kasus banding. Namun, pengadilan Israel langsung menolaknya tanpa memberikan alasan hukum apa pun.
Penahanan administratif merupakan penangkapan individu tanpa tuntutan atau pengadilan. Aturan ini juga tidak mengizinkan tawanan atau pengacara mereka untuk memeriksa bukti spesifik, karena pihak berwenang Israel mengklaim bahwa tawanan administratif memiliki data rahasia yang tidak boleh diungkapkan.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها








