Hummus, minyak Zaitun, labneh, manisan, dan falafel adalah beberapa nama makanan tradisional populer Palestina. Makanan-makanan tersebut biasa menghiasi meja makan saat waktu sarapan di halaman Masjid Al-Aqsa.
Makanan-makanan tersebut mengubah sarapan dari sekadar makan pagi menjadi metode perlawanan. Hal tersebut bertujuan untuk memenuhi masjid dengan banyak jamaah.
Keluarga Palestina di Al-Quds (Yerusalem) akan membentangkan alas untuk jamaah di Masjid Al-Aqsa. Mereka tetap melakukan tradisi tersebut meskipun Israel melarang secara ketat untuk membawa makanan ke dalam masjid.
Selama bertahun-tahun, warga Al-Quds (Yerusalem) tidak pernah ragu untuk menyediakan air dan menyiapkan makanan untuk para jamaah yang datang ke Masjid Al-Aqsa.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها








