Direktur Program Akuntabilitas Gerakan Global untuk Pertahanan Anak-anak, Aid Abu Qataysh, menyatakan pada Sabtu (5/7), bahwa pasukan pendudukan Israel telah membunuh 37 anak Palestina, 31 di Tepi Barat dan 6 di Gaza, sejak awal tahun 2023.
Abu Qataysh membuat pernyataan tersebut dalam sebuah wawancara dengan radio Voice of Palestine. Abu Qataysh menambahkan bahwa pasukan Israel juga menculik 160 anak, dengan 21 dari mereka menjalani penahanan administratif di penjara Israel.
Dia menekankan bahwa Israel baru-baru ini meningkatkan serangannya terhadap anak-anak Palestina di tengah diamnya masyarakat internasional yang tidak melindungi mereka. Dia meminta pertanggungjawaban pendudukan atas kejahatan sistemiknya terhadap warga Palestina.
Abu Qataysh menyatakan keprihatinan atas kurangnya perlindungan yang diberikan oleh masyarakat internasional untuk anak-anak Palestina serta tidak adanya pertanggungjawaban atas kejahatan yang dilakukan oleh pendudukan Israel. Dia juga menyoroti peningkatan pembunuhan dan penangkapan anak-anak Palestina yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








