Tawanan Palestina di penjara “Ofer” pada Kamis (3/8) memutuskan untuk mengembalikan makanan mereka. Tindakan tersebut merupakan bentuk protes atas kekejaman Israel terhadap perempuan tawanan Palestina.
Langkah itu dilakukan ketika Israel terus secara sistematis dan sengaja melakukan kelalaian medis terhadap perempuan tawanan. Para tawanan menyoroti kemarahan mereka terhadap bagaimana Israel menangani kasus medis tawanan perempuan. Mereka kemudian melakukan gerakan simbolis, yaitu dengan mengembalikan makanan mereka untuk menarik perhatian atas masalah tersebut.
Israel saat ini menahan 19 perempuan tawanan. Mereka sering mengalami perlakuan yang merendahkan dan tidak manusiawi selama penangkapan, interogasi, dan penahanan.
Laporan penganiayaan fisik dan psikologis, termasuk pemukulan, intimidasi, dan pengurungan, sudah umum terjadi. Dalam beberapa kasus, tawanan perempuan dilaporkan menjadi sasaran pelecehan verbal, pelecehan seksual, dan penghinaan oleh staf penjara Israel.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








