Ratusan warga Palestina turun ke jalan melintasi Jalur Gaza pada Minggu (30/7). Mereka memprotes pemadaman listrik yang kronis dan kondisi kehidupan yang sulit akibat blokade Israel yang melumpuhkan Gaza sejak 2006.
Aksi protes berlangsung di Gaza, selatan Khan Younis, dan beberapa lokasi lainnya. Para peserta meneriakkan: “Di mana listrik dan di mana gas?” Protes tersebut merupakan upaya untuk menekan pendudukan Israel dan Mesir agar melonggarkan blokadenya di Gaza. Blokade tersebut telah menghancurkan ekonomi Gaza dan memicu tingkat pengangguran yang mencapai sekitar 50 persen.
Blokade darat, udara, dan laut Israel telah menyebabkan lebih dari dua juta warga Palestina di Gaza tinggal di penjara terbuka. Mereka dilarang pergi kecuali telah diberikan izin. Blokade yang sedang berlangsung, mencakup pembatasan berat tidak hanya pada pergerakan orang tetapi juga barang. Ini merupakan hukuman kolektif yang melanggar hukum di bawah hukum internasional. Blokade juga telah menciptakan krisis kemanusiaan bagi hampir dua juta warga Palestina yang tinggal di daerah tersebut.
Sumber:
https://internasional.republika.co.id
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








