Fase pemulangan jemaah haji ke Indonesia masih berjalan. Sampai 23 Juli 2023 pukul 24.00 WIB, jemaah haji yang telah tiba di Tanah Air sebanyak 135.475 orang. Mereka tergabung dalam 353 kloter yang diberangkatkan dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah.
Koordinator Media Center Haji (MCH) Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Pusat Dodo Murtado menyampaikan pada Senin (24/7) jumlah jemaah haji yang bergerak dari Makkah ke Madinah untuk melaksanakan ibadah Arbain berjumlah 7.320 orang yang tergabung dalam 22 kloter. Sementara, jumlah total Jemaah haji gelombang II yang telah diberangkatkan dari Makkah ke Madinah sebanyak 93.506 jemaah. Mereka tergabung dalam 247 kloter. “Mereka telah atau sedang menempati hotel di Madinah dan secara bertahap dipulangkan ke Tanah Air,” ujar Dodo.
Selain itu, jemaah haji yang wafat meningkat. Berdasarkan data dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), sampai dengan tanggal 24 Juli 2023 pukul 15.23 WIB, sebanyak 723 orang jemaah haji Indonesia dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, pada 2022, jumlah jemaah haji meninggal yaitu sebanyak 89 jiwa. Jumlah kematian itu menjadi yang terendah sejak 2015.

Pada 2015, kematian jemaah haji mencapai 627 jiwa. Tahun itu ada peristiwa kecelakaan crane di Masjidil Haram yang menewaskan ratusan jemaah dari berbagai negara termasuk Indonesia. Kemudian pada pada 2016 jumlah jemaah haji yang wafat turun menjadi 342 jiwa, tetapi naik hampir dua kali lipat pada 2017 menjadi 658 jiwa. Lalu, pada 2018 kematian jemaah sebanyak 388 jiwa dan 2019 sebanyak 473 jiwa. Sementara itu, pada 2020 dan 2021 pemerintah tak menyelenggarakan perjalanan ibadah haji karena pandemi Covid-19.
Dilansir dari situs web Kemenag pada Sabtu (22/7), Untuk jemaah yang dirawat di RSAS Jeddah kata Dodo saat ini berjumlah 20 orang. Jemaah sakit yang dirujuk di Madinah sebanyak 119 orang, dengan rincian: Rawat jalan di KKHI sebanyak 32 orang; Rawat inap di KKHI sebanyak 43 orang; dan Rawat inap di RSAS sebanyak 44 orang. “Jemaah sakit yang dirujuk di Makkah sebanyak 131 orang, dengan rincian: Rawat jalan di KKHI sebanyak 7 orang; Rawat inap di KKHI sebanyak 39 orang; dan Jemaah rawat inap di RSAS sebanyak 85 orang,” ungkapnya.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








