Pemerintah Israel telah menyetujui pembangunan 1.000 unit rumah pemukim baru yang jadwal pembangunannya akan “segera dipercepat” di Tepi Barat, PM Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan.
Media Israel mengatakan bahwa Netanyahu, Menteri Pertahanan Yoav Gallant dan Menteri Keuangan Betzalel Smotrich telah memutuskan untuk membangun 1.000 unit rumah di permukiman ilegal Eli. Lokasi tersebut merupakan tempat penembakan terjadi di awal pekan ini yang menewaskan empat pemukim dan melukai empat lainnya.
“Jawaban kami terhadap terorisme adalah menyerangnya secara paksa dan membangun negara kami,” kata para menteri dalam pernyataan tersebut. Belum ada komentar dari pejabat Palestina tentang keputusan Israel tersebut.
Diperkirakan sekitar 700.000 pemukim telah tinggal di 164 permukiman ilegal dan 116 pos terdepan ilegal di Tepi Barat. PBB menganggap aktivitas permukiman Israel adalah ilegal. Namun, meski sudah mendapat peringatan dari PBB, Israel tetap menyetujui pembangunan 1.000 unit permukiman di Tepi Barat.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








