Kloter pertama jamaah haji dari Jalur Gaza berbahagia karena dapat meninggalkan blokade dan bergerak menuju kota suci Makkah untuk menjalankan ibadah haji. Orang-orang melepas keluarga mereka yang berangkat dengan bus saat subuh menuju perbatasan Rafah menuju bandara Kairo.
Kementerian Wakaf dan Urusan Agama mengumumkan bahwa perjalanan pertama bagi peziarah akan dimulai hari ini dan berlanjut selama empat hari berturut-turut. Sebanyak tiga bus berangkat per hari, kecuali pada hari terakhir ketika hanya dua bus yang berangkat. Kementerian mengatakan bahwa pengaturan telah dibuat agar jamaah dapat meninggalkan Jalur Gaza dengan mudah dari penyeberangan darat Rafah ke Bandara Internasional Kairo dan dari sana ke Bandara King Abdul Aziz Bin Saud di Jeddah dan kemudian ke Makkah.
Berada di bawah blokade Israel, tidak mudah bagi warga Gaza untuk mendapatkan kesempatan pergi beribadah haji. Namun, hal ini memungkinkan karena bantuan dari Kerajaan Arab Saudi dan otoritas Mesir, yang memfasilitasi keberangkatan para jamaah di tahun ini.
Sheikh Abdulrahman Al-Sudais dari Arab Saudi, kepala Presidensi Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci, mengatakan bahwa kerajaan akan menampung 1.000 jamaah Palestina musim haji ini, kantor berita Anadolu melaporkan.
“Menampung kerabat orang Palestina yang terluka, terbunuh, dan dipenjara mencerminkan dukungan kerajaan untuk Palestina, tempat suci Islam dan Masjid Al-Aqsa,” kata Sheikh Al-Sudais dalam pernyataan yang diterbitkan oleh kantor berita negara SPA.
Pada hari Sabtu, Raja Saudi Salman memerintahkan agar kerajaan itu menampung 1.000 kerabat para martir Palestina, tahanan dan mereka yang terluka untuk melakukan haji tahun ini sebagai tamu dari Program Penjaga Dua Masjid Suci, yang diawasi dan dilaksanakan oleh Kementerian Islam Saudi. Urusan, menurut SPA. Menteri Urusan Islam Abdullatif Bin Abdulaziz Al-Sheikh mengatakan langkah itu datang sebagai penegasan kedalaman hubungan dan penghargaannya atas pengorbanan besar yang dilakukan oleh rakyat Palestina.
Menteri Awqaf dan Urusan Agama Palestina, Hatem Al-Bakri, memuji perintah Raja Salman, menekankan bahwa “dukungan Arab Saudi untuk Palestina murah hati di segala bidang, terutama melayani dan merawat para peziarah Palestina.”
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








