Kementerian Agama (Kemenag) telah melaporkan pada Kamis (8/6) bahwa jumlah jemaah haji yang meninggal dunia di Arab Saudi kini telah mencapai 26 orang. Jemaah haji yang meninggal dunia dilaporkan tersebar di dua kota, yaitu di Madinah dan Mekah. Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kemenag RI Akhmad Fauzin mengatakan, terdapat satu jemaah haji yang meninggal dunia di Madinah dan berasal dari kelompok terbang JKS-29. Sampai saat ini, jumlah jemaah haji yang meninggal dunia di Madinah telah mencapai 21 orang. Sementara itu, pada Rabu juga terdapat tiga jemaah haji yang meninggal dunia di Mekkah, yaitu asal kloter SOC 04, BTJ 06, dan asal KNO 06.
“Jumlah jemaah yang wafat di Mekah hingga saat ini berjumlah lima orang. Secara keseluruhan, jemaah yang wafat hingga saat ini berjumlah 26 orang,” kata Fauzin dalam konferensi pers terbaru secara daring pada Kamis (8/6). Adapun berdasarkan data Siskohat hingga tanggal 7 Juni 2023 pukul 24.00 WIB, jemaah dan petugas yang sudah tiba di Kota Madinah berjumlah 98.979 orang atau 257 kelompok terbang. Lalu, jumlah jemaah dan petugas yang telah didorong dari Madinah ke Mekkah sebanyak 39.005 orang atau 103 kloter.
“Sementara itu, jemaah dan petugas yang masuk asrama haji hari ini untuk selanjutnya diberangkatkan ke Tanah Suci berjumlah 7.407 orang,” tutur dia. Fauzin menyampaikan, jemaah haji yang masuk asrama haji itu berasal dari beragam embarkasi. Perinciannya, dari embarkasi Medan 360 orang/1 kloter, embarkasi Batam 374 orang/1 kloter, dan embarkasi Padang 393 orang/1 kloter. Lalu, embarkasi Palembang 360 orang/1 kloter, embarkasi Jakarta Pondok Gede 393 orang/ 1 kloter, embarkasi Jakarta Bekasi 814 orang/2 kloter, dan embarkasi Solo 1.440 orang/3 kloter. “Dari embarkasi Surabaya 1.750 orang/4 kloter, embarkasi Banjarmasin 330 orang/1 kloter, Lombok 393 orang/1 kloter, Kertajati 374 orang/2 kloter, dan embarkasi Makassar 786 orang/2 kloter,” kata Fauzin.
Dengan meningkatnya jumlah jemaah yang meninggal selama pelaksanaan haji 2023 ini Kemenag senantiasa mengimbau jemaah untuk terus menjaga kesehatan, terlebih bagi jemaah haji yang dikategorikan sebagai jemaah haji lanjut usia (lansia). Selain itu, jemaah diharapkan dapat meminimalisasi aktivitas yang menguras tenaga, seperti menjalankan umrah sunah berkali-kali. “Pastikan selalu memakai alas kaki di luar hotel dan masjid, juga menggunakan payung, topi lebar dan sejenisnya agar tidak terpapar matahari langsung,” kata Akhmad Fauzin.
Operasional penyelenggaraan ibadah haji secara resmi telah memasuki hari ke-17. Mulai Kamis (8/6), jemaah haji Indonesia gelombang kedua diberangkatkan secara bertahap hingga 22 Juni 2023. Mereka akan berangkat dari embarkasi di Tanah Air ke Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, untuk umrah wajib.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








