Israel telah membunuh lebih dari 1.000 anak dalam lima agresi terpisah di Jalur Gaza yang diblokade, berdasarkan sebuah studi oleh kelompok hak asasi manusia pada hari Minggu (4/6). Studi tersebut mengatakan bahwa sebagian besar anak dibunuh oleh “pesawat tempur Israel dan produk AS.”
“Lima putaran agresi yang diluncurkan oleh Israel di Gaza selama 15 tahun terakhir mengakibatkan lebih dari 1.000 anak terbunuh dan ratusan lainnya terluka dengan cacat permanen,” jelas studi tersebut. Mereka menambahkan bahwa puluhan anak Palestina juga telah kehilangan nyawa mereka sebagai akibat dari blokade selama 17 tahun. Studi mengecam “kelalaian otoritas Israel yang memasukkan anak di bawah umur Palestina ke dalam daftar target mereka.”
Sebanyak 315 anak telah dibunuh oleh pasukan Israel selama 22 hari agresi di Jalur Gaza pada akhir 2008, menurut data PBB. Data terakhir juga menunjukkan bahwa pendudukan dilaporkan telah membunuh 546 anak di bawah umur selama agresi Israel di Gaza tahun 2014. Selama agresi 11 hari tahun 2021, 72 anak di bawah umur tewas, sebagian besar akibat serangan rudal Israel yang menghantam rumah mereka.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








