Senin (5/6), perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa, Uni Eropa, dan Otoritas Palestina secara resmi menandai finalisasi perluasan pabrik desalinasi Jalur Gaza. Dengan pencapaian ini, kapasitas produksi air Pabrik Desalinasi Air Laut Gaza Selatan meningkat secara substansial, mencapai 175.000 orang lebih. Acara tersebut dihadiri oleh Menteri Otoritas Air Palestina, Perwakilan Uni Eropa, Perwakilan dari negara-negara Eropa, Perwakilan Khusus UNICEF di Negara Palestina, perwakilan dari Coastal Municipalities Water Utility (CMWU), serta para pemuda dan pejabat masyarakat setempat.
“Pabrik desalinasi air laut ini memberikan contoh bagaimana otoritas Palestina dan organisasi internasional dapat bekerjasama untuk saling membantu secara kolektif demi memenuhi hak masyarakat atas air yang aman. Berkat perluasan ini, kilang tersebut sekarang menyediakan air bersih yang terjangkau bagi 250.000 orang untuk minum dan keperluan rumah tangga. Ini juga membantu memperlambat kerusakan akuifer pantai dengan mengurangi ekstraksi air. Hari ini, kami menandai tonggak penting dalam perjalanan penting yang kami pimpin bersama Uni Eropa, Otoritas Air Palestina, dan perwakilan dari Utilitas Air Kota Pesisir”, kata Lucia Elmi, Perwakilan Khusus UNICEF di Negara Palestina.
“Penyelesaian perluasan pabrik Desalinasi Air Laut Gaza Selatan menandai pencapaian yang signifikan dalam upaya bersama kami untuk mengatasi kebutuhan air yang mendesak di Jalur Gaza. Dengan bekerja bahu membahu dengan Otoritas Palestina, UNICEF, dan pemangku kepentingan lokal, Uni Eropa dan negara-negara Anggota ingin membuat perbedaan nyata dalam kehidupan 175.000 orang lagi, yang diharapkan memiliki akses ke air yang aman dan terjangkau untuk kebutuhan sehari-hari. Proyek ini menunjukkan kekuatan kolaborasi dan komitmen Uni Eropa untuk mendukung solusi berkelanjutan yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat Palestina. Kami akan terus bekerja sama dengan mitra kami untuk memastikan akses air bersih untuk semua,” kata Perwakilan Uni Eropa Sven Kühn von Burgsdorff pada kesempatan tersebut.
“Penyelesaian pekerjaan dan perluasan pabrik Desalinasi Air Laut Gaza Selatan merupakan pencapaian besar karena kami bergerak maju untuk mengoperasikan pabrik secara berkelanjutan. Proyek ini adalah contoh bagus dari kerja sama yang kami dukung dan hargai dengan mitra lokal dan internasional dalam mengembangkan proyek air dan air limbah untuk melayani masyarakat kami sebaik mungkin. Target kami adalah memproduksi air desalinasi berkualitas tinggi dengan standar internasional dan Palestina untuk lebih dari 250.000 orang di Khan Younis dan Rafah, melalui pabrik desalinasi terbesar di Jalur Gaza, yang akan meningkatkan kualitas mata pencaharian rakyat kami, selain melindungi akuifer pantai dari kerusakan lebih lanjut dan abstraksi berlebihan. Dengan mengoperasikan pabrik ini, produksi air desalinasi kami menjadi 13 mcm per tahun (saat ini 8 mcm).”, ujar Mazen Ghunaim, Kepala Otoritas Air Palestina.
Air bukan hanya kebutuhan dan hak dasar manusia, tetapi juga penting untuk fungsi rumah sakit, sekolah dan rumah tangga. UNICEF tetap siap untuk mendukung lembaga nasional dalam merencanakan dan memberikan layanan air dan sanitasi yang berkelanjutan dan menanggapi kebutuhan darurat air, sanitasi, dan kebersihan dari populasi yang paling rentan.
Sumber:
https://internasional.republika.co.id
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








