• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Selasa, April 21, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan Anak

Seorang Anak Perempuan Palestina Ingin Memperlihatkan Dunia Tentang Perang dan Kehancuran yang Dialami Gaza 

by Adara Relief International
Mei 12, 2023
in Anak, Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Israel Bombardir Gaza dengan Serangan Udara! 10 Penduduk Gaza Tewas, Termasuk Perempuan dan Anak-anak
27
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Layan baru berusia sembilan tahun tapi dia sudah mengalami empat kali agresi.  Gadis Palestina dari Gaza itu tinggal di rumah bersama orang tua dan dua saudara laki-lakinya, Saleh (12) dan Yamen (7). Ketika putaran terakhir serangan udara Israel menghantam sebuah bangunan tempat tinggal di dekat rumahnya, dia diliputi rasa takut dan cemas.

Suara Layan bergetar saat dia menggambarkan adegan yang dihadapinya. “Saya melihat api di depan saya, itu benar-benar menakutkan,” katanya.  “Listrik terputus, hingga saya hanya bisa melihat kegelapan, tapi saya tahu jalan di sekitar rumah, jadi saya bisa menemukan jalan ke kamar orang tua saya.”

Ingatan akan serangan tahun 2022 di Gaza datang kembali dan dia takut akan mengalami pengalaman mengerikan yang sama sekali lagi. Pada 5 Agustus tahun lalu, rudal Israel menargetkan Menara Palestina, yang sangat dekat dengan rumah Layan.  Benturan itu menghancurkan jendela kaca kamar tidurnya, mengirimkan pecahan puing tajam yang beterbangan dan mengganggu barang-barangnya, termasuk mainan dan buku sketsa berharganya.

Baca Juga

Citra Satelit Ungkap Ekspansi Militer Israel di Gaza

Otoritas Al-Quds Peringatkan Serbuan Pemukim ke Masjid Al-Aqsa

Perasaan tidak aman ini berdampak besar pada kesejahteraan psikologis anak-anak Gaza. “Tanpa rasa aman, fungsi sosial dan pekerjaan seseorang akan terganggu, kemampuan mereka untuk belajar pun akan terganggu,” kata Muayad Jouda, seorang psikiater di Rumah Sakit Jiwa di Gaza.

“Anak-anak pasti terpengaruh oleh dampak agresi Israel, kekerasan yang meningkat, proliferasi gambar korban dan kehancuran, serta suara ledakan yang terus-menerus,” kata Jouda. “Anak-anak mungkin menunjukkan gejala seperti kemarahan yang ekstrem atau tangisan dan teriakan yang terus-menerus.  Mereka mungkin berbicara tentang perang terus menerus. Mereka bahkan mungkin menggunakan permainan kekerasan. “Ketakutan mereka ketika sendiri dapat meningkat, menyebabkan penolakan untuk tidur sendiri. Selain itu, mereka mungkin menderita kolik dan nyeri fisik lainnya.”

Saat dewasa, Layan mengatakan ia bercita-cita menjadi pelukis ternama. “Saya ingin bepergian, untuk dapat membuat sketsa pemandangan yang indah, alih-alih pemandangan yang mengenaskan dari Menara Palestina yang masih hancur,” katanya. “Tapi saya juga ingin menggambarkan sisa-sisa perang dan kehancuran, untuk menunjukkan kepada dunia apa yang telah dialami anak-anak Gaza.”

Sumber:

https://www.middleeasteye.net

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

Tags: AnakPalestinaUpdate Palestina
ShareTweetSendShare
Previous Post

“Mana Ayahku?”, Kisah Pilu Gadis Kecil Gaza yang Jadi Yatim Piatu Akibat Agresi

Next Post

Tamim Daoud: Anak Palestina Usia 4 Tahun yang Jantungnya Berhenti Berdetak Akibat Kengerian Serangan Israel

Adara Relief International

Related Posts

Citra Satelit Ungkap Ekspansi Militer Israel di Gaza
Berita Kemanusiaan

Citra Satelit Ungkap Ekspansi Militer Israel di Gaza

by Adara Relief International
April 21, 2026
0
28

Citra satelit terbaru menunjukkan kontras tajam antara mandeknya rekonstruksi sipil dan percepatan pembangunan militer Israel di Jalur Gaza. Ini terjadi...

Read moreDetails
Otoritas Al-Quds Peringatkan Serbuan Pemukim ke Masjid Al-Aqsa

Otoritas Al-Quds Peringatkan Serbuan Pemukim ke Masjid Al-Aqsa

April 21, 2026
18
Malnutrisi dan Anemia Ancam Generasi Anak Gaza

Malnutrisi dan Anemia Ancam Generasi Anak Gaza

April 21, 2026
12
Rekonstruksi Gaza Butuh Lebih dari 71 Miliar Dolar AS

Rekonstruksi Gaza Butuh Lebih dari 71 Miliar Dolar AS

April 21, 2026
16
Israel Terapkan Aneksasi di Tepi Barat

Israel Terapkan Aneksasi di Tepi Barat

April 21, 2026
12
Sistem Kesehatan Gaza di Ambang Kehancuran

Sistem Kesehatan Gaza di Ambang Kehancuran

April 20, 2026
17
Next Post
Tamim Daoud: Anak Palestina Usia 4 Tahun yang Jantungnya Berhenti Berdetak Akibat Kengerian Serangan Israel

Tamim Daoud: Anak Palestina Usia 4 Tahun yang Jantungnya Berhenti Berdetak Akibat Kengerian Serangan Israel

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dermawan yang Hakiki; Memberi Tanpa Diminta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Palestine Situation Report 86

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630