Semua nonmuslim akan dilarang memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa hingga akhir Ramadan, terang pernyataan dari kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Selasa (11/4). Menyusul pertemuan dengan pejabat senior lembaga pertahanan, Netanyahu bersama dengan Menteri Pertahanan Yoav Gallant dan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir, memutuskan untuk “melarang masuknya pengunjung dan turis Yahudi ke Al-Aqsa hingga akhir Ramadan,” kata Netanyahu.
Keputusan ini, yang telah dibuat oleh Israel pada tahun-tahun sebelumnya, terjadi hanya beberapa hari setelah ratusan pemukim Israel dan ultranasionalis menyerbu Masjid Al-Aqsa. Kompleks Al-Aqsa diklaim oleh orang Yahudi sebagai Temple Mount, mereka selalu melarang warga Palestina untuk mengakses situs tersebut selama Ramadan.
Dengan dilindungi oleh puluhan petugas polisi bersenjata lengkap, sekelompok besar pemukim Israel melakukan tur ke halaman Al-Aqsa pada Minggu untuk menandai hari raya Paskah Yahudi. Pada saat yang sama, pasukan Israel menyerang warga Palestina yang mencoba mencapai lokasi tersebut semalaman untuk melakukan salat subuh dan menolak akses jamaah yang berusia di bawah 40 tahun.
Pengumuman larangan bagi nonmuslim untuk memasuki Al-Aqsa berlaku selama 10 malam terakhir bulan Ramadhan, bertepatan dengan waktu Lailatulqadar, yang merupakan momen sangat penting bagi umat Islam untuk meningkatkan dan mengintensifkan ibadah mereka selama periode ini.
Pasukan Israel secara teratur mengosongkan Masjid Al-Aqsa dari warga Palestina di luar waktu salat lima waktu, terutama pada malam hari dan setelah salat Subuh, untuk memastikan kelancaran serangan pemukim Israel. Kelompok Temple Mount, yang memfasilitasi penyerangan dan mengadvokasi penghancuran Al-Aqsa, telah menyerukan penyerbuan massal selama liburan Paskah Yahudi selama seminggu yang dimulai sejak minggu lalu.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








