Beredarnya barcode QR Indonesian Standard (QRIS) palsu pada kotak amal masjid di sejumlah wilayah, mulai dari Jakarta hingga Bintaro, Tangerang Selatan, telah meresahkan masyarakat. Modus penipuan ini terungkap dari viralnya video rekaman CCTV di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat seorang pria dengan pakaian rapi yang sedang mengganti barcode QRIS di Masjid Nurul Iman, Blok M, Jakarta Selatan, kemudian menempelkan stiker QR Code baru yang diduga merupakan rekening milik pelaku.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Irwandhy mengatakan aksi mengganti barcode QRIS diduga terjadi di beberapa masjid lain di wilayahnya. “Untuk saat ini indikasinya sudah lebih dari satu lokasi. Lokasinya ada di Kebayoran Lama, Pancoran, Pondok Indah dan Kalibata, jadi ada beberapa lokasi,” kata Irwandhy di Jakarta, Senin (10/4).
Meski sudah ada beberapa kasus yang terdeteksi, namun hingga saat ini baru ada satu korban yang secara resmi melapor ke pihak berwajib terkait penipuan tersebut. Untuk korban lainnya, kepolisian sudah melakukan komunikasi untuk membuat laporan. Sejauh ini, kata Irwandhy, pihaknya telah melakukan olah TKP hingga meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengusut identitas pelaku.
Berdasarkan bukti penyelidikan sejauh ini, diduga tersangka pelaku pemalsuan barcode QRIS di beberapa masjid tersebut adalah satu orang yang sama. “Sementara ini kami menduga masih satu orang yang sama, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa kami identifikasi,” ujar Irwandhy.
Masih berdasarkan penyelidikan, dilaporkan bahwa sudah ada jamaah masjid yang mentransfer uang ke rekening barcode QRIS palsu tersebut. “Nanti kita tentukan setelah kita lakukan pemeriksaan, per tanggal atau per waktu ditempelkan kode batang yang berbeda milik pelaku, kita juga akan menelusuri berapa keuntungan yang diperoleh pelaku,” tambah Irwandhy
Kejadian serupa juga terjadi di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Wakil Ketua Bidang Penyelenggara Peribadatan Masjid Istiqlal Jakarta, Abu Hurairah, mengungkapkan bahwa petugas masjid telah menemukan sekitar 50 stiker barcode QRIS palsu di area Masjid Istiqlal. Abu melaporkan bahwa stiker barcode QRIS palsu itu ia temukan sekitar tiga hari lalu. Ia menambahkan bahwa pengurus Masjid Istiqlal langsung melapor kepada bank usai mengetahui peristiwa tersebut. “Ada petugas kami yang curiga. Kok ada tulisan restorasi masjid. Ada sekitar 50,” kata Abu.
Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin mengaku hingga saat ini belum mendapat laporan terkait temuan barcode QRIS palsu di Masjid Istiqlal. Namun, penyelidikan tetap akan mereka lakukan. “Kami mau cek ke pengurus Masjid Istiqlal sekaligus kita mengecek CCTV untuk ketahui apakah ini sama yang di (Jakarta) selatan atau yang lain,” ujarnya.
Selain di Jakarta, penipuan dengan modus serupa juga terjadi di Bintaro, Tangerang Selatan. Informasi soal peristiwa ini diunggah melalui akun Instagram @kabarbintaro. Dalam unggahan itu, disebutkan bahwa stiker barcode QRIS yang ada di Masjid Raya Bintaro Jaya telah diganti dengan stiker kode QRIS palsu. Dalam stiker barcode QRIS palsu itu tertulis: ‘RESTORASI MESJID’.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








