Pasukan Israel membunuh dua warga Palestina di Kota Nablus, Tepi Barat pada Senin pagi (3/4) dalam serangan di kota itu. Keduanya diidentifikasi sebagai Muhammed Hallaq al-Qatouni dan Muhammed Junaid Abu Bakr. Pasukan Israel menggerebek dua bagian kota untuk melakukan penangkapan ketika mereka membunuh dua pemuda tersebut, menurut tentara.
Berbicara kepada kantor berita resmi Palestina, WAFA, Ahmad Jibril, kepala Departemen Darurat dan Ambulans Bulan Sabit Merah Palestina di Nablus, mengatakan bahwa setidaknya 55 warga Palestina dirawat karena menghirup gas air mata selama penggerebekan tersebut. Tentara Israel mengatakan mereka menangkap tiga orang selama operasi itu. Sementara itu, korban yang tewas dan ditangkap terkait dengan insiden dua penembakan di Huwwara pada bulan lalu yang melukai dua tentara Israel dan seorang pemukim.
Pasukan Israel sebelumnya telah membunuh Mohammed Baradyah, 23, pada Sabtu setelah dia diduga melakukan serangan dengan menabrakkan mobil di dekat Kota Beit Ummar, utara Hebron, melukai tiga warga Israel. Pada Jumat, Mohammed al-Osaibi, 26, ditembak mati di Masjid Al-Aqsa. Sejak awal tahun, pasukan Israel telah menewaskan sedikitnya 92 warga Palestina dalam tahun paling mematikan sejak tahun 2000, menurut kementerian kesehatan Palestina.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








