Kelompok ekstremis Temple Mount telah menjanjikan hadiah uang tunai yang besar bagi para pemukim yang berhasil menyembelih hewan kurban di Masjid Al-Aqsa selama liburan Paskah Yahudi (Pesach), Al-Jazeera melaporkan pada Jumat (31/3). Kelompok pemukim Israel yang fanatik tersebut berjanji untuk membayar NIS 25.000 (104 juta rupiah) kepada setiap pemukim yang menyembelih seekor domba di dalam Masjid Al-Aqsa dan NIS 2.500 (10,5 juta rupiah) untuk setiap pemukim ekstremis yang ditahan karena mencoba membawa seekor domba ke dalam Masjid Al-Aqsa.
Paskah dimulai pada 5 April, bertepatan dengan minggu ketiga bulan suci Ramadan. Serangan dan pelanggaran pemukim diperkirakan akan memicu gelombang ketegangan di lokasi yang sudah memanas. Sementara itu, dalam surat yang ditujukan kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Keamanan Nasional sayap kanan Itamar Ben-Gvir pada Kamis, sebanyak 15 rabi mendesak “kepentingan nasional” Israel untuk mengizinkan penyembelihan hewan di Masjid Al-Aqsa.
“Kami ingin mempersembahkan kurban Paskah di tempat yang selayaknya dan pada waktu yang selayaknya terlepas dari semua kesulitan. Kami meminta untuk membuka bait suci agar para utusan Israel dapat mempersembahkan kurban,” tulis mereka dalam surat tersebut.
Observatorium Al-Azhar untuk Memerangi Ekstremisme telah memperingatkan bahaya tindakan Israel terkait dengan Masjid Al-Aqsa. Mereka mengutip rencana para pemukim Israel untuk menyembelih hewan kurban di dalam kompleks Masjid Al-Aqsa selama Paskah. “Ini adalah rencana yang berbahaya serta provokasi terhadap perasaan semua umat muslim di muka bumi yang belum pernah terjadi sebelumnya selama bulan suci Ramadan,” Badan Pengamatan Al-Azhar untuk Menangani Ekstremisme mengumumkan dalam sebuah pernyataan pada Jumat. Lembaga tersebut juga memperingatkan bahwa kampanye ekstremis Zionis akan memicu gelombang kekerasan dan penyerangan.
Khatib Masjid Al-Aqsha, Sheikh Mohammad Hussein mengatakan, banyaknya jamaah muslim yang melaksanakan salat Jumat di Masjid Al-Aqsa telah membuktikan bahwa masyarakat siap menjaga dan melindungi masjid. Departemen Wakaf di Al-Quds memperkirakan sebanyak 250.000 jamaah Palestina telah hadir menunaikan salat Jumat di Masjid Al-Aqsa pada Jumat kedua Ramadan.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








