Israel telah menahan 115 warga Palestina di pekan pertama Ramadan, Pusat Studi Tawanan Palestina mengungkapkan pada Rabu (30/3). Dalam sebuah laporan, organisasi itu mengatakan pasukan pendudukan Israel telah mengintensifkan kampanye mereka melawan Palestina selama bulan suci. Di antara penduduk yang ditahan, 21 di antaranya adalah anak-anak, sebagian besar dari kota suci Al-Quds (Yerusalem).
Beberapa anak ditahan untuk diinterogasi dan dibebaskan dan ditempatkan di bawah tahanan rumah atau dengan syarat membayar denda. Salah satu anak yang ditahan adalah Mohammad Abu Safiyeh, 17, dari lingkungan Sair, sebelah barat Ramallah. Dia adalah anak yang terluka oleh pasukan pendudukan Israel sekitar sebulan yang lalu. Pusat Studi Tawanan meminta komunitas internasional untuk melindungi warga Palestina dari agresi harian Israel.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








