Menandai Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada tanggal 8 Maret setiap tahunnya, Badan Pusat Statistik Palestina (PCBS) mengatakan dalam sebuah laporan yang diterbitkan pada Selasa (7/3) bahwa perempuan mewakili setengah dari masyarakat Palestina. Jumlah perempuan di Palestina mencapai 2,7 juta dari total perkiraan populasi pada pertengahan tahun 2023, dengan persentase sekitar 49%, sedangkan rasio jenis kelamin mencapai 103,3; artinya ada 103 laki-laki untuk setiap 100 perempuan, kata PCBS. Perempuan mengepalai sekitar 12% rumah tangga di Palestina (12% di Tepi Barat dan 11% di Jalur Gaza pada tahun 2022).
Sebanyak 172 perempuan ditawan oleh pasukan pendudukan Israel pada tahun 2022, 129 dari mereka berasal dari wilayah Yerusalem. Sementara 29 perempuan masih berada di penjara Israel hingga akhir tahun 2022, dua di antaranya adalah anak di bawah umur dan dua tawanan ditahan di bawah penahanan administratif tanpa dakwaan atau persidangan. Selain itu, sebanyak 18 perempuan terbunuh oleh tembakan tentara Israel pada 2022, dan seorang perempuan terbunuh tahun ini.
Laporan tersebut menyebutkan terjadi penurunan persentase perkawinan, baik laki-laki maupun perempuan di bawah usia 18 tahun. Pada 2021, terdapat 11,5% perempuan yang tercatat menikah pada tahun 2021 dari total jumlah perempuan yang tercatat menikah pada tahun yang sama, sementara sebelumnya sekitar 24% pada tahun 2010. Persentasenya kurang dari 0,5% laki-laki yang mendaftarkan perkawinan dari jumlah total laki-laki yang mendaftarkan perkawinan pada tahun yang sama, dibandingkan dengan sekitar 2% pada tahun 2010. Usia rata-rata pernikahan pertama di Palestina adalah sekitar 26 tahun untuk laki-laki dan 21 tahun untuk perempuan pada tahun 2021.
Data tahun ajaran 2021/2022 menunjukkan bahwa tingkat partisipasi dalam pendidikan formal (satu tahun sebelum mendaftar di jenjang pendidikan dasar resmi) di Palestina adalah sekitar 73% (68% laki-laki, dan 78% perempuan). Data tahun 2022 menunjukkan bahwa persentase penyelesaian berbagai jenjang pendidikan (pendidikan menengah pertama dan atas) berpihak pada perempuan, masing-masing mencapai sekitar 97% dan 78%, sedangkan laki-laki persentasenya masing-masing 90% dan 53%. Namun, pada tahun yang sama, persentase laki-laki dan perempuan untuk tingkat tamat pendidikan dasar adalah 99%.
Sementara itu, persentase mahasiswi yang terdaftar di perguruan tinggi Palestina mencapai 62% dari total jumlah mahasiswa yang terdaftar di perguruan tinggi pada tahun 2021–2022, dengan sekitar 10% terdaftar di jurusan TIK, (59% laki-laki dan 41% perempuan), dan sekitar 3% terdaftar dalam ilmu alam, matematika, dan statistik (28% laki-laki dan 72% perempuan). Tingkat partisipasi perempuan dalam angkatan kerja meningkat pada tahun 2022 menjadi 19% dibandingkan dengan tahun 2021, yaitu 17%. Tingkat partisipasi laki-laki dalam angkatan kerja mencapai 71% pada tahun 2022, dibandingkan dengan 69% pada tahun 2021.
Di sisi lain, tingkat pengangguran di kalangan perempuan yang berpartisipasi dalam angkatan kerja adalah sekitar 40% dibandingkan dengan 20% di kalangan laki-laki pada tahun 2022. Tingkat pengangguran di antara lulusan pemuda (19–29 tahun) dari mereka yang bergelar diploma menengah dan lebih tinggi mencapai 48% (61,3% pada perempuan dibandingkan dengan 34% pada pria). Sekitar 40% pekerja upahan di sektor swasta memperoleh upah bulanan kurang dari upah rata-rata minimum 1.880 syikal Israel ($525), karena persentasenya adalah 38% untuk pria, dibandingkan dengan 50% untuk perempuan. Selain itu, 40% karyawan perempuan yang dipekerjakan di sektor swasta bekerja tanpa kontrak kerja, dan 44% dari mereka menerima kontribusi dalam pembiayaan pensiun/akhir paket layanan. Di sisi lain, 46% karyawan perempuan di sektor swasta menerima cuti melahirkan berbayar pada tahun 2022.
Menurut data Departemen Personalia Umum hingga Februari 2023, persentase partisipasi perempuan di sektor publik mencapai sekitar 48% dari total pegawai di sektor publik. Kesenjangan tersebut cukup signifikan pada persentase mereka yang menduduki jabatan direktur jenderal ke atas, dengan persentase mencapai 14% pada perempuan dan 86% pada pria. Persentase perempuan yang terpilih dan diangkat pada pilkada 2021–2022 sebesar 21%, sementara laki-laki sebesar 79%. Selain itu, partisipasi perempuan dalam posisi pengambilan keputusan masih terbatas dibandingkan dengan partisipasi laki-laki, karena data tahun 2021 menunjukkan bahwa perempuan merupakan sekitar 23% dari anggota Dewan Pusat, 19% dari anggota Dewan Nasional Palestina, dan 12% anggota Dewan Menteri adalah perempuan.
Hanya ada satu perempuan yang menduduki jabatan gubernur dari 15 gubernur, dan 1% kepala daerah. Sedangkan untuk Pengurus Kamar Dagang, Industri dan Pertanian persentase laki-laki mencapai 99%, dibandingkan perempuan hanya 1%, hakim perempuan sekitar 19%, dan persentase jaksa perempuan adalah 18%. Pada tahun 2022, sekitar 72% perempuan (10 tahun ke atas) dan 74% pria di Palestina memiliki ponsel pintar, sebanyak 88% perempuan (10 tahun ke atas) dan 89% pria di Palestina menggunakan internet. Dalam konteks ini, data Report of the Digital Reality in Palestine tahun 2022 menunjukkan bahwa tingkat prevalensi media sosial di Palestina adalah sekitar 66%, sedangkan persentase penggunaan media sosial berdasarkan jenis kelamin adalah 51% pada pria dan 49% pada perempuan.
Sekitar 10% perempuan, termasuk yang sudah menikah, (15–64 tahun) di Palestina terpapar beberapa bentuk kekerasan dunia maya melalui jaringan media sosial; 8% perempuan terpapar kekerasan melalui telekomunikasi (ancaman, pemerasan, atau melecehkan orang atau pihak yang berbeda melalui telepon atau pesan). Sekitar 12% perempuan (18–4 tahun) yang belum menikah terpapar beberapa bentuk kekerasan dunia maya melalui jaringan media sosial dan 8% perempuan juga terpapar kekerasan melalui telekomunikasi (ancaman, pemerasan, atau melecehkan orang yang berbeda atau pihak melalui telepon atau pesan).
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








