Tentara Israel menyerbu kota Jenin di Tepi Barat, membunuh sedikitnya enam warga Palestina, dan melukai 26 lainnya dalam serangan itu, kata kementerian. Di antara korban luka, tiga orang menderita luka serius. Sementara itu, keenam korban diidentifikasi sebagai Mohammad Wael Ghazawi (26), Majd Mohammad Huseinieh (26), Tareq Ziad Natour (27), Ziad Amin Zareini (29), Abdul Fattah Hussein Khrousheh (49), dan Mutasem Nasser Sabbagh (22).
Saksi mata mengatakan pasukan Israel memasuki kamp dan mengepung sebuah rumah ketika sekelompok warga Palestina melawan, kemudian tentara melaporkan bahwa “alat dan balok peledak” dilemparkan ke mereka. Serangan itu adalah yang terbaru dari serangkaian kekerasan mematikan oleh militer Israel di Tepi Barat utara.
Nabil Abu Rudeineh, juru bicara Presiden Palestina Mahmoud Abbas, menyebut penggunaan roket di Jenin sebagai tindakan “perang habis-habisan”, lapor kantor berita Palestina Wafa. Kementerian Luar Negeri Turki menerbitkan pernyataan yang mengatakan “mengutuk keras” pasukan Israel dan pemukim ilegal atas meningkatnya kekerasan dan serangan di Tepi Barat. Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken juga mengulangi seruan bagi kedua belah pihak untuk mengurangi ketegangan di Tepi Barat. Pasukan Israel telah membunuh lebih dari 74 warga Palestina hanya pada tahun ini.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








