Pengadilan pendudukan Israel pada Senin (6/3) memutuskan mendukung pembongkaran sebuah sekolah di komunitas Jub adh-Dhib, dekat Desa Beit Ta’mir, tenggara Bethlehem, menurut seorang aktivis setempat.
Koordinator Komisi Perlawanan Tembok dan Permukiman, Hassan Brijiyeh menyatakan bahwa Pengadilan Israel telah mengeluarkan keputusan yang mendukung pembongkaran Sekolah al-Tahadi di desa Tepi Barat selatan. Mereka secara efektif menerima petisi yang diajukan oleh kelompok pemukim Regavim untuk menghancurkan struktur sekolah. Hassan menambahkan, putusan pengadilan yang baru, dimaksudkan untuk memberikan lapisan legalitas pembongkaran, dan memberi waktu 60 hari sebelum pembongkaran berlangsung.
Pada Agustus 2017, Kementerian Luar Negeri Prancis mengecam penghancuran beberapa sekolah oleh otoritas pendudukan, termasuk sekolah yang didanai Uni Eropa (UE), Jubbet ad-Dib. “Penghancuran ini, yang bertentangan dengan hukum internasional, semakin mengganggu karena terjadi di daerah yang dikenal sebagai E1 (antara Al-Quds Timur dan permukiman Ma’ale Adumim),” kata kementerian tersebut.
Wilayah seperti itu, kata kementerian, “memiliki kepentingan strategis untuk kelangsungan hidup negara Palestina di masa depan dengan Al-Quds Timur sebagai ibu kota dan untuk solusi dua negara, yang ditegaskan kembali oleh Prancis.”
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








