Adara Relief International pada (21/5/2021) menyalurkan bantuan bagi 50 keluarga miskin dan anak-anak yatim piatu di sekitar Masjid Al Aqsa sebagai bentuk kontribusi untuk meningkatkan keteguhan dan ketabahan warga Al Quds sebagai penerima manfaat dalam menjaga Masjid Al-Aqsa di tengah upaya pendudukan dan Yudaisasi oleh Zionis Israel menguasai Masjid Al Aqsa.
Selain adanya proyek Yudaisasi yang memaksa para penduduk di sekitar Al Quds untuk meninggalkan rumah mereka, para penduduk juga dibebani dengan pajak tinggi, sewa rumah yang mahal, hutang, dan denda. Hal ini diperparah dengan kondisi ekonomi yang buruk sehingga mereka terpaksa mengungsi. Juga tidak adanya izin membangun, mereka terpaksa menghancurkan rumah dengan tangan mereka sendiri.
Perlu diketahui, kawasan Al Quds dan sekitar kompleks Masjid Al Aqsa saat ini mendapat ancaman proyek Yudaisasi pemerintah Zionis dengan aneksasi merayap, yaitu menempatkan sekelompok orang-orang Yahudi untuk menempati rumah atau tanah di antara orang-orang Arab-Palestina. Yudaisasi di kompleks Masjid Al Aqsa dilakukan untuk menghancurkan masjid dan menggantinya dengan Kuil Solomon kepercayaan Yahudi yang meyakini bahwa kuil tersebut ada di bawah masjid.
Yudaisasi kawasan kompleks Masjid Al Aqsa dengan melakukan aneksasi merayap ini perlahan, namun secara pasti tidak hanya mengubah demografi tetapi juga mengubah akar sejarah dan budaya bangsa Palestina.
Terima kasih Sahabat Adara telah membantu para keluarga penjaga Masjid Al Aqsa dan Al Quds. Semoga mereka senantiasa diberikan keteguhan dalam menjaga warisan dan jantung umat Islam dan sahabat Adara dilimpahi keberkahan yang tiada tara dari Masjid Al Aqsa.










