Di tengah krisis kemanusiaan akibat penjajahan, warga Palestina di Tepi Barat dihadapkan dengan minimnya pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Alhamdulillah, Adara Relief International membangunkan sumur resapan bagi dua keluarga Palestina di Kamp Jalazone, Ramallah dari donasi Indosat Ooredoo, yang diresmikan pada 28 September 2021.
Sumur resapan sebesar 100 m³ yang dibangun dapat menyimpan air hujan, dan air ini bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan air sehari-hari, tidak terbatas pada kebutuhan minum tetapi juga untuk mengairi perkebunan yang menjadi sumber pangan dan ekonomi mereka.
Penjajah terus mencuri air dari Tepi Barat dengan membatasi akses Palestina ke sana. Juga meningkatkan kontrol yang dimiliki pemukiman ilegal Yahudi saja atas sumber daya air di daerah tersebut. Pembatasan akses ke sumber air mempersulit keluarga-keluarga miskin Palestina di Tepi Barat karena tidak adanya saluran air yang mengalir ke rumah warga sehingga harus membeli air seharga seharga $15 per m³.

Penggalian dan Pengecoran Sumur
Area Kamp Jalazone adalah area kamp yang tidak terhubung dengan infrastruktur air bersih dan pasokan air bersih tidak memadai sepanjang tahun. Bahkan pembuangan air limbah untuk keperluan sehari hari dan jamban bercampur dengan tempat penampungan air. Akibatnya, air yang digunakan tidak memadai dan keadaan diperparah dengan minimnya pasokan air bersih untuk keperluan sehari hari karena otoritas Israel hari ini mendominasi 85% akses sumber air bersih di Tepi Barat.
Selain itu, lebih dari 86 sumur dan penampungan air terancam dihancurkan oleh Israel dan sepanjang tahun 2008-2021 sebanyak 912 sumur dan penampungan air telah dihancurkan oleh Israel. Tak cukup sampai di situ, sebanyak 1.721 pipa air yang notabene berfungsi untuk menyalurkan air bersih ke warga sipil Palestina di Tepi Barat juga menjadi korban penghancuran oleh Israel hanya pada tahun 2021.

Proses Akhir dan Hasil Pembuatan Sumur
Terima kasih Sahabat Adara dan Indosat Ooredoo berkat bantuan donasi yang diberikan telah turut membantu penyediaan fasilitas air bersih sehingga dapat meringankan beban penduduk Tepi Barat di tengah kesulitan ekonomi sebagai hasil pembatasan yang dilakukan oleh otoritas penjajah Israel, yang juga turut mendukung program SDGs dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengenai pemenuhan akses air dan sanitasi. Semoga bantuan dan kepedulian para donatur menjadi pahala yang terus mengalir.








