Anak-anak Palestina di Panti Asuhan Al-Amal di Jalur Gaza yang terkepung telah mengumpulkan hadiah untuk dikirimkan kepada para korban gempa dahsyat yang melanda sebagian besar Turki selatan dan Suriah utara pada awal bulan ini. “Anak-anak yatim piatu yang kehilangan orang tua, keluarga, dan rumah mereka akibat agresi berulang di Jalur Gaza, sangat memahami apa yang dialami anak-anak Turki dan Suriah saat ini, kehilangan rumah, keluarga, atau teman mereka,” Direktur Panti Asuhan Al-Amal Iyad Al-Masri memberi tahu MEMO.
Warga Palestina mengadakan kampanye donasi pada Sabtu (18/2) untuk para korban gempa mematikan yang menewaskan puluhan ribu orang di Turki dan Suriah. Kampanye itu “adalah pesan kemanusiaan untuk rekan-rekan kami di Suriah dan Turki,” kata Abdo Idris, kepala Kamar Dagang Hebron, kepada Anadolu. Ia mengatakan, pihak penyelenggara kampanye sudah mulai berkomunikasi dengan pengusaha untuk mengumpulkan donasi bagi korban gempa.
Pekan lalu, Kementerian Wakaf Palestina meluncurkan kampanye donasi yang berhasil mengumpulkan hampir $1,37 juta untuk para korban gempa di Turki dan Suriah. Palestina juga mengirim dua misi penyelamatan untuk bergabung dalam upaya pencarian korban selamat. Setidaknya 40.642 orang tewas dan lebih dari 108.000 lainnya terluka dalam dua gempa kuat yang mengguncang Turkiye selatan pada 6 Februari, menurut angka resmi terbaru.
Gempa berkekuatan 7,7 dan 7,6, berpusat di provinsi Kahramanmaras, telah memengaruhi lebih dari 13 juta orang di 11 provinsi, termasuk Adana, Adiyaman, Diyarbakir, Gaziantep, Hatay, Kilis, Malatya, Osmaniye, Sanliurfa dan Elazig. Di Suriah, sedikitnya 5.840 orang tewas dalam bencana gempa tersebut.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








