Turki kembali diguncang gempa berkekuatan magnitudo 6,4 pada Senin (20/2) malam. Getaran gempa juga ikut dirasakan di wilayah Suriah, Mesir, Lebanon, dan Palestina. Menurut Pusat Seismologi Mediteranioia Eropa (EMSC) gempa terjadi di kedalaman dangkal 2 kilometer. Berdasarkan laporan NBC News, pusat gempa berada di Kota Uzunbag, Provinsi Hatay, Turki. Menurut pihak berwenang, gempa yang terjadi ini merupakan gempa paling kuat yang dirasakan oleh penduduk Turki setelah gempa magnitudo 7,8 pada Senin (6/2/2023). Tercatat tiga korban meninggal dan lebih dari 680 orang terluka akibat gempa ini.
Sementara itu, jumlah gempa susulan setelah dua gempa bumi yang melanda Turki tenggara pada 6 Februari telah mencapai lebih dari 6.000, kata Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat (AFAD). “Jumlah gempa susulan yang ditimbulkan oleh kedua gempa tersebut mencapai 6.040. Diantaranya 1.628 gempa susulan yang terukur dengan magnitudo 3–4, 436 diantaranya dengan magnitudo 4–5, dan 40 dengan magnitudo 5–6. Ada juga gempa dengan magnitudo 6,6,” kata Orhan Tatar, direktur umum gempa bumi dan pengurangan risiko di AFAD, dalam jumpa pers di Provinsi Kahramanmaras selatan, Minggu (19/2).
Selain menyebabkan gempa susulan, gempa besar Turki-Suriah menyebabkan kerak bumi bergerak sejauh 7,3 meter (24 kaki). Itu adalah “angka yang sangat serius. Gempa juga mengeluarkan banyak energi,” tambah Tatar.
Dampak gempa ini mencapai 110.000 kilometer persegi dan menimbulkan kerusakan di banyak provinsi dan kota, katanya. Menanggapi isu di media sosial tentang kilatan cahaya di langit yang menyerupai sambaran petir selama gempa bumi, dia mengatakan petir yang intens selama gempa “cukup normal”.
Sedikitnya 41.020 orang tewas akibat dua gempa kuat yang mengguncang Turki tenggara pada 6 Februari, kata badan penanggulangan bencana negara itu, Minggu (19/2). Gempa berkekuatan 7,7 dan 7,6 Skala Richter (SR), yang berpusat di Provinsi Kahramanmaras itu memengaruhi lebih dari 13 juta orang di 11 provinsi, termasuk Adana, Adiyaman, Diyarbakir, Gaziantep, Hatay, Kilis, Malatya, Osmaniye, Elazig, dan Sanliurfa. Sementara itu, di Suriah, setidaknya terdapat 5.840 korban tewas.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








