Seorang anak Palestina meninggal pada Minggu malam (12/2) karena luka kritis akibat tembakan Israel selama serangan militer ke Kota Jenin di Tepi Barat. Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan bahwa Qusai Radwan Waked, (14), telah meninggal karena luka-lukanya.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat mengatakan bahwa impunitas yang terus berlanjut mendorong Israel untuk melakukan lebih banyak kejahatan terhadap warga Palestina. Kementerian mengutuk eksekusi keji pasukan pendudukan Israel terhadap anak Palestina Qusai Radwan Waked selama serangan militer ke Jenin, dan menganggapnya sebagai perpanjangan dari rangkaian pembunuhan di luar hukum dan merupakan strategi integral Israel yang menargetkan anak-anak Palestina. Hal itu seharusnya menjadi tanggung jawab penuh pemerintahan Benyamin Netanyahu atas semua kejahatan yang terjadi serta akibatnya terhadap konflik.
Perdana Menteri Mohammed Shtayyeh juga telah meminta The United Nations Children’s Fund (UNICEF) untuk menuntut pertanggungjawaban Israel tanpa ada peluang untuk impunitas. Ia mengatakan bahwa Waked telah kehilangan nyawanya dan darahnya ditumpahkan oleh api terorisme yang dilakukan oleh tentara Israel terhadap orang-orang Palestina selama serangan Israel ke Jenin karena rasa impunitas yang mereka [tentara Israel] nikmati. Shtayyeh juga menyampaikan simpati dan belasungkawa yang tulus kepada keluarga Waked.
Selama serangan di Jenin, pasukan Israel juga menyerbu kota dan mengepung sebuah rumah di lingkungan al-Jabriyat dan menahan mantan tawanan Jibreel al-Zubaidi, yang telah menghabiskan 11 tahun di balik jeruji besi Israel. Jibreel al-Zubaidi adalah saudara pejuang kemerdekaan Zakaria Zubaidi, dari kamp pengungsi Jenin yang tahun lalu melarikan diri dari penjara Israel bersama lima pejuang kemerdekaan lainnya setelah menggali terowongan, tetapi semuanya kemudian ditangkap. Saudara mereka, Dawoud, juga dibunuh oleh pasukan Israel.
Tiga pemuda Palestina juga ditembak di perut dan menderita luka kritis selama serangan militer Israel ke kota Jenin. Dengan terbunuhnya Waked, jumlah warga Palestina yang dibunuh oleh pasukan dan pemukim Israel sejak awal 2023 telah meningkat menjadi 47 orang, termasuk empat orang yang terbunuh oleh tembakan pemukim.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








