Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat mengatakan pada Kamis (9/2) bahwa tim tanggap darurat Palestina telah tiba di Suriah dan Turki untuk membantu upaya penyelamatan dan bantuan yang sedang berlangsung setelah gempa bumi. Kementerian mengatakan 30 anggota tim tiba di Turki, sementara 43 lainnya tiba di Republik Arab Suriah melalui perbatasan Nassib dengan Yordania. Tim tanggap darurat Palestina meninggalkan Ramallah pada pagi hari ke Turki dan Suriah atas perintah Presiden Mahmoud Abbas, untuk mendukung upaya bantuan lokal dan internasional setelah gempa dahsyat.
Menteri Luar Negeri dan Ekspatriat Riyad Al-Maliki mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Negara Palestina siap dengan segala cara untuk memberikan bantuan kepada Suriah dan Turki dalam bencana ini. Dia mengatakan setibanya mereka di daerah yang terkena dampak gempa, tim tanggap darurat Palestina akan bekerja dengan tim internasional lainnya yang bekerja di rumah sakit lapangan, dan juga akan berpartisipasi dalam operasi penyelamatan dan evakuasi, berkoordinasi dengan otoritas terkait di kedua negara.
Diawasi oleh Badan Kerjasama Internasional Palestina (PICA), tim intervensi dan respons mendesak Palestina terdiri atas Pertahanan Sipil Palestina, Bulan Sabit Merah Palestina, Kementerian Kesehatan, dan Perusahaan Penyiaran Palestina.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








