Dengan inisiatif individu dan atas undangan Persatuan Dokter Palestina di Turki, puluhan dokter Palestina di Turki bergegas mendukung staf medis Turki sejak saat pertama gempa dahsyat yang merenggut nyawa lebih dari 8.574 warga melanda Turki. Ketua Persatuan Dokter Palestina di Turki, Ahmad Ashour, memberi keterangan kepada WAFA.
Ashour menambahkan bahwa himpunan tersebut, berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Negara Palestina di Turki dan asosiasi aktif Palestina yang terdaftar di Turki, telah membentuk sel krisis untuk membantu korban yang terkena dampak. Dia melanjutkan bahwa Persatuan Dokter dan Apoteker Palestina di Turki, yang terdaftar sebagai asosiasi medis di Turki, mengirim sekelompok anggota badan administrasi di daerah yang terkena bencana untuk membantu staf medis di rumah sakit yang dilanda gempa. Ia mengatakan bahwa semua dokter di kota-kota yang terkena bencana telah dihubungi untuk memeriksa korban dan masyarakat Palestina di sana untuk memberikan apa yang diperlukan untuk membantu warga yang terkena dampak.
Ashour menjelaskan bahwa persatuan tersebut berkoordinasi dengan badan pemerintah Turki dan Asosiasi Medis Turki, mengirim dokter Palestina untuk menjadi sukarelawan di kota Kahramanmaraş, Adana, Malatya, dan Gaziantep. Dia mengimbau massa untuk mendonorkan darah, dan memberikan informasi mengenai pusat donasi dan mekanisme donor darah. Ia juga meminta anggotanya dan komunitas Palestina untuk berdonasi di rekening Bank al-Ittihad, dan mengirimkan donasi ini ke Kepresidenan Manajemen Bencana dan Keadaan Darurat Turki (AFAD).
Ahli anestesi Thaer Mezher, seorang dokter Palestina yang tinggal di kota Istanbul Turki, mengatakan bahwa lebih dari 20 dokter pergi ke kota-kota yang terkena dampak, beberapa jam setelah gempa, baik atas inisiatif individu atau setelah berkoordinasi dengan serikat pekerja yang mengatur proses kedatangan para dokter dan memberikan bantuan yang diperlukan kepada korban yang terkena dampak. Mereka juga bekerja sama dengan afiliasi dokter dan anggota komunitas Palestina di Turki, mengumpulkan bantuan dalam bentuk barang seperti obat-obatan, makanan, dan selimut musim dingin bagi mereka yang terkena dampak gempa.
Mezher menunjukkan bahwa sekitar 200 dokter Palestina dari berbagai spesialisasi hadir di Turki, dan didistribusikan ke berbagai kota, untuk mendukung staf medis Turki. Otoritas Turki memutuskan untuk memindahkan korban ke rumah sakit di kota-kota yang berdekatan dengan daerah yang terkena dampak untuk perawatan. Mengenai situasi di kota-kota Turki yang terkena dampak, Mezher mengatakan bahwa lebih dari 10 provinsi Turki terkena dampak gempa dahsyat, yang sebagian besar merupakan daerah produsen makanan dan pelabuhan.
Mezher menjelaskan bahwa saat ini masih ada kekurangan tenaga bantuan, obat-obatan, makanan, dan air minum. Ia menambahkan bahwa koordinasi telah dilakukan dengan Direktur Badan Kerjasama Internasional Palestina (PICA), Duta Besar Imad Al-Zuhairi, untuk mengoordinasikan upaya dan bekerja sama dengan tim pendukung Palestina, yang meliputi dokter, personel pertahanan sipil, dan paramedis dari Palestina. Bulan Sabit Merah, yang tiba di Turki dan Suriah dalam beberapa jam.
Menurut anggota Persatuan Umum Mahasiswa Palestina (GUPS), Anas Al-Jazzar, banyak mahasiswa pascasarjana teknik dan mahasiswa kedokteran yang bergabung dengan Disaster AFAD, atas permintaannya. Ia mengatakan bahwa banyak dari mereka pergi ke daerah bencana untuk mendapatkan bantuan teknis.
Korban tewas akibat gempa dahsyat yang melanda Turki selatan dan barat laut Suriah naik menjadi lebih dari 11.200 orang. Menurut angka resmi, 8.574 orang tewas di Turki, dan 2.662 di Suriah, sehingga total korban tewas menjadi 11.236. Jumlah korban di kalangan rakyat Palestina di Turki sejauh ini telah mencapai 20 orang, selain 48 pengungsi Palestina di Suriah.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








