Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Kesehatan Kota Batu terus berupaya untuk menurunkan angka stunting di Kota Batu. Salah satunya dengan sosialisasi “Isi Piringku” yang digelar bersamaan dengan Pelayanan Posyandu di Posyandu Durian, Desa Tulungrejo, Kota Batu, Selasa (7/2).
Mengutip WHO, stunting adalah kondisi gagalnya tumbuh kembang anak akibat gizi yang buruk, infeksi berulang, hingga rangsangan sosial yang kurang. Kurang gizi ini menyebabkan perawakan anak yang mengalami stunting lebih pendek ketimbang anak sehat seusianya. Salah satu cara mencegah stunting adalah dengan memastikan kebutuhan gizi anak terpenuhi.
Kalau dulu semua orang mengenal 4 Sehat 5 Sempurna, kini semboyan gizi Indonesia telah berubah menjadi “Isi Piringku”. Kampanye “Isi Piringku” ini dinilai Kemenkes RI lebih tepat karena juga mengatur porsi masing-masing gizi yang dibutuhkan. Kampanye ini sekaligus jadi salah satu sarana pemerintah untuk mengatasi stunting di Indonesia.
Secara umum, “Isi Piringku” menggambarkan porsi makan yang dikonsumsi dalam satu piring yang terdiri dari 50% buah dan sayur, dan 50% sisanya terdiri dari karbohidrat dan protein. Kampanye “Isi Piringku” juga menekankan untuk membatasi gula, garam, dan lemak dalam konsumsi sehari-hari.
Sumber:
https://repjogja.republika.co.id
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








