Seorang pemukim Israel pada Kamis (2/2) menyerang seorang anak laki-laki Palestina dari Kota Huwwara, selatan Nablus di Tepi Barat utara. Suleiman al-Mukhtar mengatakan kepada WAFA bahwa seorang pemukim Israel yang mengemudi di Huwwara tiba-tiba menghentikan kendaraannya dan menyemprotkan merica ke putranya yang berusia 14 tahun, Faysal, yang berdiri di pinggir jalan ketika pemukim itu lewat.
Pada saat yang sama, seorang jurnalis foto Badan Informasi Palestina dan Berita (WAFA) Ayman Nobani ditembak oleh pasukan Israel saat meliput konfrontasi antara pemuda Palestina dan pasukan Israel di Desa Duma. Konfrontasi ini terjadi akibat penghancuran dua rumah oleh Israel di desa tersebut. Puluhan orang menderita lemas karena menghirup bom gas air mata yang ditembakkan oleh pasukan Israel.
Nobani mengatakan bahwa tentara telah menargetkannya secara langsung dengan peluru baja berlapis karet di pahanya saat dia meliput penghancuran dua rumah oleh Israel di Duma. Dia mengatakan bahwa tentara tetap menjadikannya target meskipun saat itu dia mengenakan rompi pers. Nobani segera diberi pertolongan pertama sebelum dibawa ke rumah sakit Rafidia di Nablus.
Suleiman Dawabsheh, Kepala Dewan Desa Duma, mengatakan kepada WAFA bahwa unit besar pasukan Israel, disertai buldoser militer, menyerbu bagian timur desa, dan menghancurkan dua rumah milik Mohammad Ali dan Khaled Muleihat dengan dalih bahwa rumah tersebut dibangun di Area C.
Para pemukim, dengan dilindungi oleh tentara dan lampu hijau dari pemerintah rasis mereka, baru-baru ini juga telah meningkatkan kekerasan mereka terhadap warga sipil Palestina di wilayah pendudukan. Otoritas Palestina terus menuntut perlindungan internasional bagi warga Palestina di wilayah pendudukan.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








