UNRWA meminta bantuan untuk memenuhi kebutuhan kemanusiaan warga Palestina yang tinggal di Wilayah Pendudukan Palestina. Direktur Urusan UNRWA di Gaza, Thomas White, mengatakan pada Selasa (31/1) bahwa wilayah pendudukan menghadapi lingkungan yang penuh tantangan dan kerumitan akibat pendudukan militer yang telah berlangsung selama lebih dari 55 tahun.
Hal ini, lanjutnya, menjadi semakin parah karena tidak adanya komitmen terhadap hukum humaniter internasional dan hukum HAM internasional, seperti berulangnya agresi di Gaza dan perpecahan internal, serta kenaikan harga komoditas akibat perang Rusia-Ukraina. Pemerintah Israel, katanya, sedang mengejar kebijakan yang bertentangan dengan kesepakatan yang telah dibuatnya dan dengan demikian memperburuk kebutuhan kemanusiaan warga Palestina.
“Rezim Israel terus melakukan pembatasan yang diskriminatif di Area C dan Al-Quds (Yerusalem) Timur, mencegah warga Palestina dalam memenuhi kebutuhan mereka akan tempat tinggal, mata pencaharian, dan layanan dasar,” kata White. Pasukan pendudukan Israel juga terus melakukan pencarian dan penangkapan siang dan malam, katanya, termasuk menangkap, menahan, dan menganiaya anak-anak.
White menyatakan bahwa seperempat rumah tangga di Tepi Barat telah hidup dalam kondisi “parah”, “sangat parah”, atau “malapetaka”, dibandingkan dengan 21 persen pada tahun 2022. Dia menjelaskan bahwa situasinya lebih mengerikan di Gaza, yang menunjukkan persentase keluarga yang tergolong hidup di bawah kategori “sangat buruk” atau “sangat sulit” mencapai 29 persen, dibandingkan dengan sepuluh persen pada tahun lalu. Dia menunjukkan bahwa 31 persen warga Palestina di Tepi Barat dan 81 persen di Gaza terus menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan dasar, terutama dalam mengakses makanan, kesehatan, dan layanan publik.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini












