Pada Selasa pagi (24/1) Kementerian Pendidikan dan Pendidikan Tinggi di Jalur Gaza mengadakan acara sekolah yang mengecam kejahatan pembakaran Al-Qur’an di Swedia. Sejak pagi hari, semua siswa sekolah umum telah berdiri dalam aksi, mengangkat Al-Qur’an, dan menyampaikan pidato yang mengutuk tindakan tercela tersebut.
Para siswa mengangkat spanduk yang bertuliskan, “Al-Qur’an lebih berharga dari jiwa kami, Al-Qur’an adalah salah satu kesucian terbesar. Siapa pun yang menyerang Al-Qur’an kami berarti menyerang jiwa kami. Membakar Al-Qur’an adalah provokasi yang jelas terhadap perasaan umat Islam.”
Dalam kata-kata mereka, para siswa mengirim pesan ke dunia akan perlunya pertanggungjawaban para pelaku kejahatan pembakaran Al-Qur’an, demi toleransi, perdamaian dan kebaikan bagi seluruh umat manusia. Mereka juga menyerukan kerja serius untuk menghentikan segala bentuk agresi terhadap kesucian, simbol, dan identitas Islam.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








