Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, telah mengeluarkan arahan kepada kepala polisi untuk menurunkan bendera Palestina di ruang publik. Menteri ekstremis sayap kanan itu mengatakan bahwa dia memerintahkan polisi untuk memberlakukan larangan mengibarkan bendera Palestina, atau bendera apa pun yang menunjukkan afiliasi dengan organisasi Palestina atau menghasut Israel.
Ini terjadi setelah laporan oleh media Israel, termasuk Channel 12, yang menunjukkan bahwa ketegangan telah meningkat antara Ben-Gvir dan polisi. Hal tersebut terjadi setelah pengabaian terhadap instruksinya untuk mencegah perayaan pembebasan tawanan Palestina Karim Younis yang telah menghabiskan 40 tahun di penjara Israel. Ben-Gvir juga mengeluarkan keputusan yang membatalkan peraturan Omer Barlev dan Mickey Levy, yang mengizinkan semua anggota Knesset untuk bertemu dengan tawanan Palestina di penjara pendudukan.
Ketua Partai Otzma Yehudit mengatakan bahwa dia telah membatalkan peraturan mantan Menteri Keamanan Publik Omer Barlev dan mantan MK Mickey Levy, yang mengizinkan setiap anggota Knesset untuk bertemu dengan narapidana di penjara. “Saya percaya bahwa pertemuan antara anggota parlemen Knesset dan tawanan keamanan dapat memberikan dorongan kepada para tawanan tersebut, yang dapat mengarah pada hasutan dan promosi propaganda teroris,” kata Ben-Gvir.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








