Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data bencana yang terjadi di Indonesia. Jumlah bencana yang terjadi di Indonesia sepanjang 2022 sebanyak 3.522 kejadian. Data tersebut meliputi gempa bumi 28 kali, erupsi gunung api 1 kali, banjir 1.520 kali, cuaca ekstrem 1.057 kali, tanah longsor 634 kali, karhutla 252 kali, gelombang pasang dan abrasi 26 kali, dan terakhir kekeringan sebanyak 4 kali.
“Dampak bencana alam sepanjang 2022 telah menyebabkan 851 orang meninggal dunia, 46 hilang, 5.423.652 orang mengungsi dan menderita, dan 8.726 orang luka-luka,” jelas data BNPB pada Minggu (1/1). Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam laman resminya mencatat, kejadian bencana di Indonesia didominasi oleh bencana hidrometeorologi, seperti banjir, cuaca ekstrem, serta longsor.
Kemudian, dampak kerusakan akibat bencana alam sepanjang tahun 2022 total rumah yang rusak sebanyak 94.990, yang terdiri dari 20.047 rumah rusak berat, 23.050 rumah rusak sedang, 51.893 rumah rusak ringan. Fasilitas yang rusak akibat bencana alam sepanjang 2022 total ada 1.980, di antaranya 1.239 fasilitas pendidikan, 646 fasilitas peribadatan, dan 95 fasilitas Kesehatan. Selain itu, terdapat 163 perkantoran rusak dan 338 jembatan rusak.
Sementara itu, provinsi yang mengalami bencana terbanyak sepanjang 2022 adalah Jawa Barat dengan 818 peristiwa, diikuti Jawa Tengah 482 peristiwa bencana, dan Jawa Timur 400 peristiwa. Di Sumatra, Provinsi Aceh merupakan provinsi dengan bencana terbanyak yakni 222 peristiwa.
BNPB tengah mengantisipasi adanya bencana cuaca ekstrem di Provinsi Jawa Barat, khususnya di sekitar aliran Sungai Sukanegara. BNPB bersama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kementerian Perhubungan, dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus memantau kondisi cuaca untuk menghadapi kemungkinan banjir dan longsor.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








