Kota Al-Quds (Yerusalem) yang dikelola Israel telah meningkatkan anggaran 2023 untuk Yahudinisasi Kota Suci sebesar NIS1 miliar ($289.000), Pusat Informasi Palestina (PIC) melaporkan pada hari Selasa (20/12). Menurut Israel Hayom, komite keuangan kotamadya menyetujui rencana pembangunan untuk tahun 2023 menjadi NIS 6 miliar ($1.727.000), meningkat 20 persen dari tahun lalu. Anggaran ini, kata surat kabar itu, adalah yang tertinggi untuk Al-Quds, dan mencakup alokasi untuk pendidikan, perencanaan dan keamanan, serta pembangunan permukiman di kota sebagai rencana untuk memperkuat kehadiran Yahudi.
Sementara itu, PIC melaporkan surat kabar Israel lainnya memantau peningkatan pembangunan permukiman sejak kebangkitan sayap kanan dalam pemilu Israel terbaru. Zman Israel mengatakan bahwa peningkatan pekerjaan pembangunan terkonsentrasi di permukiman yang dijanjikan pemerintah sayap kanan akan disahkan dalam 100 hari pertama kendalinya atas pemerintah. Pemukim berpacu dengan waktu untuk membangun pos-pos baru demi “legalitas” dari pemerintah.
Pada saat yang sama, PIC melaporkan bahwa Administrasi Sipil Israel telah meningkatkan pembatasan terhadap warga Palestina yang membangun dan memperluas rumah mereka di Area C Tepi Barat. Semua permukiman Israel dan pos-pos permukiman adalah ilegal menurut hukum internasional, begitu pula para pemukim itu sendiri.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








