• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, Januari 19, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Kerajinan Bambu Warisan Palestina Kuno Karya Pengungsi Palestina

by Adara Relief International
Desember 22, 2022
in Berita Kemanusiaan, Seni Budaya
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Kerajinan Bambu Warisan Palestina Kuno Karya Pengungsi Palestina
126
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Di bengkel ayahnya yang sarat dengan sejarah, pengungsi Palestina di Beirut, Imad Moawad, memilih untuk meneruskan usaha kakek dan orang tuanya di industri bambu. Ia memiliki tujuan untuk melestarikan profesi ini dari kepunahan, dan untuk mempertahankan warisan Palestina kuno. 

Kakeknya mulai menekuni profesi ini sejak ia dipindahkan secara paksa dari Kota Yaffa di pedalaman Palestina ke Lebanon pada 1948. Kemudian ia mewariskannya kepada anak cucunya, dari generasi ke generasi, dengan terus mempertahankan nilainya di antara profesi lain. Moawad telah memindahkan profesi nenek moyangnya dari metode kuno ke modernitas saat ini, memberinya sentuhan modern yang menggambarkan keindahan dan kemegahan. 

Moawad (41 tahun), yang tinggal di Beirut, mengatakan: “Ayah saya (69 tahun) telah bekerja sebagai pengrajin bambu sejak dia berumur sepuluh tahun, setelah dia mempelajarinya dari ayahnya, yang dulu membantunya membuat keranjang jerami dan kruk, dan banyak produk yang didistribusikan di pasar”. Moawad menjelaskan, dalam wawancaranya dengan kantor berita Safa, bahwa ayahnya menguasai profesi industri bambu.

Baca Juga

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Kementerian Kesehatan Gaza Tegaskan Israel Hambat Obat dan Pangan Esensial

Moawad kemudian lebih memilih tetap menjalankan profesi ayah dan kakeknya, ketimbang pekerjaan administrasinya di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan dan pembuatan besi, yang ia tinggalkan 8 bulan lalu untuk mengabdikan dirinya di industri bambu. Ia berkata “Saya lebih suka meninggalkan pekerjaan saya untuk melanjutkan profesi ayah dan kakek saya. Saya mempelajarinya dalam waktu yang relatif singkat karena ketika masih muda, saya memiliki sedikit pengalaman. Ayah terkejut dengan bakat saya sehingga ia berharap saya terjun sepenuhnya di industri ini”. Moawad menunjukkan bahwa, terlepas dari desakan perusahaannya untuk kembali bekerja, dia memutuskan untuk bekerja paruh waktu di perusahaan, sehingga tetap dapat bekerja di bengkel ayahnya.

“Industri bambu dimulai dengan memanaskannya di atas api untuk membentuknya, karena api mengurangi kekerasannya, sehingga kita dapat membengkokkannya dan memberikan bentuk yang kita inginkan”. Dia menyatakan bahwa “setelah proses pertama, kami membuat beberapa bentuk, dan menyatukannya dengan sekrup dan paku, sehingga berbentuk kursi, meja, atau bentuk apa pun yang ingin kami buat.” 

Bambu, tanaman liar, tumbuh di tepi sungai dan di rawa-rawa dan cekungan air alami di negara-negara tropis. Karena bambu tidak tumbuh di negara-negara Timur Tengah, dan pembudidayaannya tidak berhasil di sana; maka bambu diimpor dari Malaysia, Indonesia, Singapura, dan negara-negara tetangganya. Mengenai kesulitan dan tantangan yang dihadapi Moawad, ia menjelaskan bahwa produk profesi ini relatif mahal. Biaya pengirimannya yang tinggi, juga lamanya waktu yang dibutuhkan untuk membuatnya, menjadikan kerajinan bambu sebagai komoditas yang bernilai tinggi.

Sumber:

https://safa.ps

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

Tags: BudayaPalestinaPengungsianUpdate Palestina
ShareTweetSendShare
Previous Post

Tak Dapat Izin Berobat, Tawanan Palestina Penderita Kanker Meninggal di Penjara Israel

Next Post

Ingin Masuk ke Jerusalem (Al-Quds), Perempuan Palestina-Amerika ini Ditangkap Israel

Adara Relief International

Related Posts

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar
Berita Kemanusiaan

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

by Adara Relief International
Januari 15, 2026
0
19

Surat kabar Israel Haaretz melaporkan bahwa Amerika Serikat berpotensi mendanai pembangunan pabrik baru kendaraan tempur lapis baja di Israel dengan...

Read moreDetails
Kementerian Kesehatan Gaza Tegaskan Israel Hambat Obat dan Pangan Esensial

Kementerian Kesehatan Gaza Tegaskan Israel Hambat Obat dan Pangan Esensial

Januari 15, 2026
18
Apoteker Gaza Sulap Rumah Jadi Laboratorium Obat Darurat di Tengah Kepungan

Apoteker Gaza Sulap Rumah Jadi Laboratorium Obat Darurat di Tengah Kepungan

Januari 15, 2026
16
Pemerintah Palestina Desak Tekanan Internasional Hentikan Krisis Kemanusiaan Gaza

Pemerintah Palestina Desak Tekanan Internasional Hentikan Krisis Kemanusiaan Gaza

Januari 15, 2026
22
Israel Legalkan Lima Pos Permukiman Ilegal di Tepi Barat

Israel Legalkan Lima Pos Permukiman Ilegal di Tepi Barat

Januari 15, 2026
16
Gaza Kehilangan 85% Alat Penyelamatan, Operasi Darurat Terancam

Gaza Kehilangan 85% Alat Penyelamatan, Operasi Darurat Terancam

Januari 14, 2026
15
Next Post
Ingin Masuk ke Jerusalem (Al-Quds), Perempuan Palestina-Amerika ini Ditangkap Israel

Ingin Masuk ke Jerusalem (Al-Quds), Perempuan Palestina-Amerika ini Ditangkap Israel

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630