Kementerian Urusan Tawanan dan Mantan Tawanan Palestina mengatakan pada Minggu (2/12) bahwa otoritas pendudukan Israel mengeluarkan 242 perintah penahanan administratif pada November.
Tawanan yang berada di bawah penahanan administratif tidak menghadapi dakwaan atau persidangan. Selain itu, tawanan dan pengacara mereka tidak diizinkan untuk melihat bukti yang memberatkan mereka. Penahanan tersebut juga dapat diperpanjang berkali-kali tanpa batas waktu.
Kementerian mengatakan bahwa 122 perintah yang dikeluarkan pada bulan November adalah perpanjangan, sementara 120 lainnya adalah perintah baru. Jika dijumlahkan, sebanyak 2.050 perintah penahanan administratif telah dikeluarkan sejak awal 2022.
Israel saat ini menahan sekitar 830 tawanan administratif, termasuk lima anak dan tiga perempuan. Tidak ada tawanan administratif yang mengetahui dakwaan terhadap mereka atau berapa lama mereka akan ditahan di penjara.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








