Ratusan pemukim kolonial Israel menyerbu Masjid Al-Aqsa di kota Al-Quds dengan perlindungan pasukan pendudukan Israel yang bersenjata lengkap pada Rabu (30/11). Al-Qastal, pusat jaringan Palestina untuk warga Palestina di Al-Quds mengatakan 230 pemukim kolonial Israel menyerbu Masjid Al-Aqsa dalam kelompok dan melakukan ritual Talmud dengan perlindungan pasukan pendudukan bersenjata Israel.
Para pemukim masuk ke area masjid melalui Gerbang al-Mughrabi, salah satu Gerbang Kota Tua Al-Quds yang berada di bawah kendali penuh Israel, dan keluar area masjid melalui Gerbang al-Silsila. Pada November, sebanyak 4131 pemukim Israel dilaporkan masuk ke Masjid Al-Aqsa, Al-Qastal menambahkan.
Otoritas pendudukan Israel telah mengizinkan serbuan pemukim ke masjid sejak 2003, di bawah perlindungan pasukan. Berdasarkan laporan Al-Qastal, pada tahun 2021, sebanyak 34.562 pemukim masuk ke tempat suci, membuat rekor baru. Pada 2020, 19.000 pemukim masuk ke masjid dan 29.700 pemukim pada 2019. Protes dan peringatan telah berulang kali disampaikan oleh otoritas agama Palestina karena serangan para pemukim memprovokasi jamaah Palestina di masjid tersebut.
Pasukan Israel selalu memfasilitasi dan melindungi para pemukim sambil mencegah jamaah Palestina memasukinya, termasuk menyerang dan menahan mereka. Masjid Al-Aqsa adalah salah satu situs paling suci dalam Islam. Orang Yahudi menyebut daerah itu sebagai “Temple Mount”, mengklaimnya sebagai dua kuil Yahudi terkemuka pada zaman kuno. Kompleks ini juga mencakup Gereja Makam Suci, salah satu situs Kristen paling suci di dunia.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








