Rumah Sakit Hadassah Israel pada Minggu (27/11) memecat dokter Palestina Ahmad Mahajnah setelah dia memberikan permen kepada seorang anak Palestina yang terluka. Israel menuduh anak tersebut melakukan serangan penusukan di kota Al-Quds (Yerusalem) pada bulan lalu.
Rumah sakit kemudian memecat Mahajneh, seorang ahli bedah jantung dan paru-paru di Rumah Sakit Hadassah. Mahajneh adalah seorang penduduk dari kota Um al-Fahem di dalam wilayah pendudukan 1948. Pemecatannya terjadi hanya karena dia memberikan permen kepada Ahmad Abu Quteish, seorang anak di bawah umur Palestina yang terluka karena Israel menyerang dan menuduhnya melakukan penusukan di Al-Quds (Yerusalem) pada Oktober lalu.
Para aktivis mengecam keputusan rumah sakit dengan mengatakan bahwa itu ‘contoh rasisme terhadap semua orang Arab dan Palestina,’ menambahkan bahwa ‘hasutan oleh media Israel memiliki pengaruh terbesar dalam keputusan rumah sakit.’
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








