Hujan deras membanjiri jalan-jalan dan rumah-rumah di seluruh Jalur Gaza pada Selasa pagi (8/11). Jalur Gaza mengalami suhu yang dingin, disertai hujan lebat yang melanda berbagai wilayah Palestina pada dini hari. Seorang koresponden kantor berita Anadolu melaporkan bahwa sejumlah mobil terendam banjir akibat tingginya tingkat air.
Dalam sebuah pernyataan kepada Anadolu, juru bicara Pertahanan Sipil Mayor Mahmoud Basal mengatakan kru sedang bekerja untuk menyingkirkan air dari beberapa rumah dan bangunan di berbagai daerah di Jalur Gaza. Dia melaporkan bahwa “sekitar 6 kendaraan terjebak di jalan-jalan yang permukaan airnya naik dan terpaksa diderek.”
Basal mencatat bahwa krunya juga berurusan dengan tembok yang nyaris runtuh di Kota Gaza karena hujan lebat. “Upaya petugas Pertahanan Sipil sedang berlangsung,” tambahnya, “masalah utama di Gaza adalah kurangnya kesiapan infrastruktur untuk musim dingin karena blokade Israel dan kurangnya kemampuan keuangan.” Jalur Gaza, tempat lebih dari dua juta orang Palestina tinggal, menderita kondisi ekonomi dan kehidupan yang sangat buruk, sebagai akibat dari blokade Israel selama 16 tahun.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








